

(inilah.com/Bayu Suta)
INILAH.COM, Jakarta - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar M Jusuf Kalla mengucapkan terima kasih kepada PKS yang telah mengusung mantan Presiden Soeharto dalan iklan-iklan kampanyenya.
"Ya baguslah kalau PKS juga menghormati Almarhum Soeharto, jadi sama-samalah dengan kita (Partai Golkar). Partai Golkar berterima kasih dengan PKS, kalau 'gitu'," kata Jusuf Kalla yang juga Wakil Presiden usai salat Jumat di Jakarta, Jumat (5/12).
Sebelumnya PKS dalam iklannya memunculkan almahum Soeharto sebagai bapak bangsa. Selain itu PKS juga menominasikan putri sulung HM Soeharto, Mbak Tutut sebagai salah satu calon pemimpin masa depan.
Lebih lanjut JK mengatakan, selama ini yang selalu mengusung Soeharto sebagai pahlawan dan bapak bangsa hanya Partai Golkar. Namun dengan adanya iklan-iklan dari PKS tersebut, tambahnya, berarti ada parpol lain yang sejalan dengan pikiran Partai Golkar.
Ia mengaku apa yang dilakukan PKS merupakan salah satu iklan kampanye dan untuk itu, ia mempersilakan PKS atau parpol lain yang ingin melakukannya.
"Silakan saja. Namanya juga kampanye ingin rebut suara pendukung HM Soeharto. Walaupun kampanye itu ada untung ruginya," kata JK.
Dengan cepat Jusuf Kalla melanjutkan bahwa partai Golkar sangat senang dan berterima kasih PKS telah berbuat sama dengan Partai Golkar.
"Baguslah, jadi (PKS) sama-sama dengan kita, ha..ha..," ucapnya.[*/ana]
- Tumpak Resmi 'Dipecat' SBY dari KPK
- Presiden Rapat Bahas Rekomendasi DPR Soal Century
- Usai Diperiksa, Susno Keluar dari Pintu Belakang
- Perang Spanduk Calon Ketum PBNU Mirip Pilkada
- Demo di Atas Kap Mobil Akan Ditilang
- Diperiksa Propam, Susno Dikawal Ambulance
- Fachry Ali: PDIP tak Menjamin Perkuat SBY
- Disambangi Boediono, Anak Sri Mulyani Shalat
- 'Uang Cek Miranda Untuk Bantu Kampanye Mega"
- Susno Ancam Bongkar Seluruh Kasus di Polri
- PKS Bakar Bendera Israel Terbesar di Indonesia
- Kompolnas: Susno Cemarkan Nama Baik Polri!
- Susno Diperiksa Propam, Mabes Polri Didemo
- Susno Diperiksa Propam Mabes Polri
- PKS Minta Saat UN Siswa dan Guru Tak Bawa HP
Kurs BI :












