
Jakarta - Berawan 24-33 °C
Kurs BI :
1 Euro = Rp.12841.4

(istimewa)
INILAH.COM, Washington - Dunia internasional mengecam serangan udara ke Gaza. Namun militer Isreal dengan bangga memposting serangan mereka itu ke situs YouTube. Edan!
Jubir Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengatakan pihaknya membuat saluran khusus di YouTube (www.youtube.com/user/idfnadesk), Senin (29/12) untuk membantu menyebarluaskan pesan mereka ke seluruh dunia.
Saluran itu kini memiliki lebih dari dua ribu pelanggan dengan 10 cuplikan video. Beberapa di antaranya telah ditonton lebih dari 20 ribu kali. Video hitam-putih itu berisi cuplikan gambar dari udara saat Angakatan Udara Israel menyerang lokasi peluncuran rudal, gudang senjata, kompleks pemerintahan Hamas, dan terowongan-terowongan untuk penyelundupan.
Satu video memperlihatkan perahu patroli Hamas hancur oleh rudal kapal perang Israel. Namun pengelola YouTube memutuskan menghapus beberapa video.
"Kami kecewa karena YouTube mencopot beberapa cuplikan esklusif yang memperlihatkan operasi sukses IDF terhadap Hamas di Jalur Gaza," ujar si jubir.
"Pada saat Israel menghadapi pihak yang menginginkan kehancurannya, penting bagi kami di IDF untuk memperlihatkan kepada dunia mengenai kekejaman yang diarahkan pada kami dan usaha kami untuk menghentikannya," lanjutnya.
Belum ada tanggapan dari YouTube menganai ada tidaknya video yang dihapus dan alasannya. Sejak serangan udara besar-besaran Israel, Sabtu 27 Desember, setidaknya 373 warga Palestina, termasuk 39 anak-anak, tewas dan 1.720 lainnya luka.
Di pihak lain, 250 roket dari Gaza ke Isreal yang merupakan serangan balasan, menewaskan empat orang di negara Yahudi itu.[*/vin]
- Teken Kontrak Takkan Pakai
- Sst! Hitler Doyan Minum Viagra
- Reading, Kota dengan Bahasa Terbanyak
- PM Australia: Kami Bukan Bangsa Rasis!
- Yes! Korut Akhirnya Ingin Bebas Nuklir
- Tangkap Mantan Capres, Sri Lanka Dikecam
- MA Israel Dukung Penyelidikan Perang Gaza
- Sri Lanka Tangkap Mantan Capres
- RI Himbau Qatar Soal Perlindungan HAM
- 8.000 Perempuan di Kongo Diperkosa
- Pengedar Uang Palsu di Semarang Diringkus Polisi
- Iran Bangun 10 Pabrik Pengayaan Uranium
- China Desak Korut Rundingkan Nuklir
- Presiden Perempuan Pertama Kosta Rika
- PBNU Sambut Kedatangan Obama












