
Jakarta - Berawan 24-33 °C
Kurs BI :
1 Euro = Rp.12841.4

(dok/Pribadi)
INILAH.COM, Jakarta - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) heboh lagi. Kali ini terpicu oleh plesetan logonya. Tidak tanggung-tanggung, lambang parpol bernomor urut 8 itu ditempeli gambar palu arit. Tidak lupa akronimnya pun juga ikut diganti menjadi Partai Komunis Sejahtera.
Muhammad Amin, si pembuat lambang tersebut mengaku sengaja memodifikasi lambang partai dakwah itu. Ia memasang gambar 'PKS'-nya itu dalam jejaring social di dunia maya paling popular, Facebook.
Menurut Amin, karya itu adalah bentuk kritik terhadap sepak terjang PKS akhir-akhir ini. "Keisengan sekaligus keprihatinan terhadap konstelasi kontemporer Indonesia," ujar Amin dalam percakapan dengan INILAH.COM.
Aapa sebenarnya yang disasar Amin dengan keisengannya ini? Bagaimana pula dia menyikapi reaksi yang berkembang? Berikut ini petikan lengkap wawancara dengan Amin yang kini masih menempuh studi di Belanda tersebut.
Apakah Anda tidak takut digugat atau dipolisikan oleh PKS?
Tidak, saya yakin PKS cukup dewasa menanggapinya dalam demokrasi. Namanya kritik dalam bentuk sarkasme, itu biasa. Apalagi saya cukup punya logika di balik logo itu.
Ide membuat logo itu sekadar usil dan iseng semata?
Keisengan sekaligus keprihatinan terhadap konstelasi kontemporer Indonesia. Banyak partai menggunakan politik identitas, politik yang secara logika dan sains tidak punya legitimasi.
Logo ini sindiran atau apa?
Semacam sindiran berdasarkan logika dan fakta. Kiblat politik Partai Keadilan Sejahtera adalah Ikhwanul Muslimin dengan bapak spiritualnya Hasan Al-Banna. Hasan Al-Banna sendiri adalah seorang Marxis. Hasal Al-Banna berkiblat pada komunisme dan polit bironya, sehingga struktur gerakan dan ideologi populis Partai Keadilan Sejahtera dengan Partai Komunis Indonesia hampir sama persis. PKS sebenarnya hanyalah PKI yang dilabeli 'Islam'. Logo itu sudah saya buat empat tahun lalu.
Kenapa baru dikeluarkan sekarang, bukankah Anda tahu sekarang masa kampanye? Bisa saja kan Anda dianggap kampanye negatif?
Saya bukan orang komunis ataupun simpatisan PKS. Buat saya, lucu saja bikin logo itu. Kenapa sekarang, karena justru sekarang itu momentum yang pas untuk membuka mata pemilih PKS.
Berarti anggapan bahwa Anda memang sengaja melakukan kampanye negatif bagi PKS benar dong?
Sama sekali tidak. Anggap saja kritik saya terhadap PKS, yang menurut saya, diam-diam mengagendakan syariat Islam dan menggunakan model polit biro dalam praktek politiknya. Tentu kritik saya terhadap partai lain lebih keras.
Tapi kan kenyataannya Anda tidak membuat sindiran parpol lain 'sekeras' PKS?
Menurut saya logo itu lucu lho. Sama sekali gak keras, hanya mengungkapkan fakta bahwa ada kesamaan antara PKS dan PKI.
Anda tahun 2004 ikut pemilu?
Tidak.
Pemilu tahun ini Anda ikut ?
Tahun ini tidak juga. Saya golput. Belum ada partai bagus di Indonesia.
Saat membuat Anda sudah tahu risikonya?
Risikonya saya tidak tahu hehehe. Semoga semua orang bersikap dewasa menghadapi humor ini.
Sejauh ini sudah ada kader PKS di Belanda yang mengontak Anda soal logo itu?
Saya kenal banyak kader PKS, kawan-kawan baik juga. Sejauh ini belum. [P1]
- Vishnu Juwono
UI Berupaya Capai Kemajuan Lanjutan - Marzuki Alie
Kepuasan Publik ke SBY Meningkat! - Komjen Pol Ito Sumardi
Nanti, ATM Pakai Sidik Jari - Susno Duadji
Saya Siap Dikonfrontir Sri Mulyani - Idrus Marham
Pengadu Domba SBY-Ical, di Sekitar Pejabat! - Ukie Jaya Mahendra
Yakin BUMI Tembus Rp3.000 - Idrus Marham
Golkar Senang Ada Reshuflle Kabinet - Mas Achmad Santosa
Laporkan Jika Aulia Pohan Seperti Ayin! - KH A Mustafa Bisri
Saya Dukung Rekonsiliasi PKB! - Mustafa Kamal
PKS Nilai Koalisi Sesuai Platform - Hatta Rajasa
PAN dan Golkar Jelas Beda! - Moerwanto Soeprapto
Jadikan Pengalaman 2009 Lebih Mawas Diri - Wisnu Martha Adiputra
Usulan Pahlawan Gus Dur Politis! - Bachtiar Effendi
Sepeninggal Gus Dur, PKB Kian Suram - Azyumardi Azra
Jika Gurita Cikeas Dilarang, Lawan!












