
Jakarta - Berawan 24-33 °C
Kurs BI :
1 US Dollar = Rp.9116

INILAH.COM, Jakarta – Ketua Umum DPP Partai Hanura Wiranto merasa tidak turun derajat jika di Pilpres 2009 hanya menjadi calon wakil presiden bagi Jusuf Kalla. Menurutnya, ia juga memiliki banyak persamaan dengan JK, sehingga ia bersedia menjadi cawapres bagi Ketua Umum DPP Partai Golkar itu.
Hal itu diungkapkan Wiranto saat pendeklarasian pasangan JK-Wiranto, di Posko Slipi 2, Jl Ki Mangun Sarkoro, Jakarta, Jumat (1/5). "Banyak yang bertanya ke saya, dulu kan kandidat presiden Partai Golkar, sekarang kok jadi wakil? Sebelum ada isu macam-macam saya jawab sekarang," ucapnya.
Menurutnya, melalui Rapim hanura, memutuskan akan mengusung ketua umum sebagai capres 2009-2014 jika perolehan suaranya mencapai 20%. "Kalau di bawah 10% tidak usah mimpi jadi presiden. Kenapa? Karena tidak mampu melahirkan pemerintahan yang kuat," paparnya.
Wiranto merasa tidak ada yang salah atas pilihannya. "Jika dibilang turun satu tingkat, dalam konteks perjuangan yang tak pernah berhenti tidak ada salahnya," kata Wiranto.
Ia juga merasa memiliki banyak persamaan dan kecocokan dengan JK. JK disebutnya sebagai sahabat dan saudara. Bahkan, lanjutnya, ia dan JK pernah 'bertempur' di Konvensi Golkar di 2004. "Serta merta saya siap," ujarnya.
Sementara dalam hubungan kepartaian, lanjut Wiranto, antara Hanura dengan Golkar memiliki chemistry yang sama. Yakni, partai yang sama-sama bersifat nasionalis religius. Sehingga tidak kecanggungan dan kesulitan.
"Saya kira, kalau secara berseloroh, seragamnya pun hampir sama. Cuma beda dikit ya," ujarnya, yang disambut tawa hadirin yang ada di sana. [nuz]
- Boediono Imbau Pemda Bentuk UKP4
- PD Sudah Lama Ingin Koalisi dengan PDIP
- Ulil Abshar-Abdalla Sebut Dirinya Gus Dur Muda
- Tumpak: Saya Bukan Kuda Troya
- Sri Mulyani Tak Akan Lindungi Gayus
- Wajah Sri Mulyani Murung Usai Dipanggil Presiden
- Demokrat Yakin Suara PKS Turun di 2014
- Mubarok: PDIP tak Akan Berkhianat Seperti PKS
- Tareqah An Nahdliyyah Bantah Keluar dari NU
- Mahasiswa Makassar Haramkan Kedatangan SBY
- TK: Kalau Oposisi Semua, Nggak Jalan Negara Ini
- TK: Wacana Koalisi Itu Dari Arus Bawah
- 'Ada Instruksi Fraksi PDIP Pilih Miranda Goeltom'
- Mendadak! SBY Panggil Menkeu dan Kapolri
- Polri: Susno Bantah Sebut Ada Pembagian Uang Rp25 M












