
Jakarta - Berawan 24-33 °C
Kurs BI :
1 US Dollar = Rp.9188

(thesun.co.uk)
INILAH.COM, Jenewa - Hanya dalam hitungan bulan sejak Maret lalu, virus H1N1 atau yang lebih dulu dikenal sebagai flu babi telah menjangkiti 52 ribu penduduk dunia di 100 negara. Badan Kesehatan Dunia (WHO) juga mengumumkan penyakit ini telah menewaskan 231 orang.
Data per Senin 22 Juni yang dilansir situs resmi WHO itu juga menyatakan 7.873 kasus baru serta 51 kematian sejak data terakhir pada pekan lalu. Kenaikan itu dipimpin oleh Amerika Serikat dengan tambahan 3.594 kasus baru.
Jumlah pasien positif flu A ini terbanyak juga masih di AS dengan 21.449 kasus dan 87 korban tewas. Terbanyak kedua dari Chile dengan 1.190 kasus baru, sehingga jumlah kasus positif mencapai 4.315 dengan empat korban tewas.
Kemudian 805 kasus baru di Kanada yang menjadikan jumlah kasus positif mencapai 5.710 dan 13 korban tewas. Sedangkan di dataran Eropa, Inggris tetap menjadi negara yang paling parah, dengan 754 kasus baru sehingga jumlahnya 2.506 termasuk satu korban tewas.
Di Australia, terdapat 237 kasus baru sehingga jumlah yang terjangkit menjadi 2.436 dan satu kematian. Di Jepang, terdapat 160 kasus baru membuat jumlah pasien postifi flu A menjadi 850 tanpa kematian. Sementara Filipina yang memiliki 445 kasus positif, baru saja melaporkan satu kematian. [vin]
- Pertuni Rayakan Hari Jadi ke-44
- Dilarang Mangkal di Stasiun Gambir, Ratusan Sopir Aksi Demo
- Baznas Resmikan Program Terbaru BQB
- 'Jual Diri' Lewat Facebook Efektif dan Gratis
- Maulid Nabi Momentum Penyucian Kasus Bank Century
- Puncak Imlek Penuh Haru
- Inilah Puisi Buat Gus Dur yang Dibaca Depan SBY
- Istri-istri Anggota Fraksi Demokrat Gelar Bhaksos
- Menelusuri Kejahatan Seks Facebooker Indonesia (3)
- Menelusuri Kejahatan Seks Facebooker Indonesia (2)
- Menelusuri Kejahatan Seks Facebooker Indonesia
- Pendidikan Murah Bertaraf Internasional
- JK Siapkan 100 Gerai Donor Darah di Mall
- Plagiarisme, Keprihatinan di Sektor Pendidikan
- ICW: Layanan RS Bikin Warga Miris












