

(inilah.com/Agung Rajasa)
INILAH.COM, Jakarta - Pernyataan mantan Ketua KPK Antasari Azhar tentang dirinya yang ditekan penyidik dalam proses penyelidikan dugaan korupsi di KPK, meragukan. Bahkan, dalam salah satu video yang ditayangkan di Mabes Polri, Antasari menyatakan KPK tidak diperlukan.
Dalam jumpa pers di Mabes Polri, Rabu (11/11), Kadiv Humas Polri Irjen Pol Nanan Sukarna menayangkan cuplikan video yang memperlihatkan Antasari berbicara terkait KPK. Terlihat dalam cuplikan itu, Antasari memakai baju tahanan warna oranye.
Berikut pernyataan Antasari: Dan cepat lambat saya keluar. Selesai maksudnya, mungkin orang pertama yang mengatakan tidak diperlukan KPK. Saya akan bicara itu"
Usai mengatakan itu, terdakwa kasus pembunuhan PT PRB Nasrudin Zulkarnaen ini tertawa. Sisa tayangan video akan dibuka di persidangan nanti. "Semuanya akan diperlihatkan di persidangan, tunggu saja," imbuh Nanan berjanji.
Selain itu, Nanan mengatakan tidak mau adanya tanya jawab terkait video tersebut. Justru, ujarnya, Polri membutuhkan bantuan para wartawan untuk menyeimbangkan informasi yang ada saat ini.
Menurut Nanan, selama ini ada kesan bahwa ada upaya kriminalisasi terhadap KPK. Dan, itu ditujukan pada polisi.
Video ini menunjukkan bahwa sama sekali tidak ada upaya dari polisi mengkriminalisasi KPK. Justru, dari tayangan video itu terlihat bahwa KPK memang mengalami masalah internal.
Dalam jumpa pers itu, Nanan menolak untuk melakukan tanya jawab. Menurutnya, video ini akan diungkap di pengadilan. Jadi, tidak ada perdebatan yang menjurus pada kesimpangsiuran informasi.
"Tolong untuk tidak ada pertanyaan. Wartawan harus meluruskan ini juga," pungkasnya.
Selain pernyataan Antasari yang memakai baju tahanan, di dalam video itu juga diperlihatkan bagaimana Antasari dan pengacaranya, Juniver Girsang meminta pada penyidik untuk menyelidiki laptopnya.
Selain itu, tentang keberadaan laptop Antasari yang berisi data dugaan korupsi, juga diambil atas inisiatif Antasari.
Terlihat juga bagaimana pengacara Antasari mengatur tentang proses pengembalian laptop. Juga terlihat bagaimana polisi diminta melihat isi laptop.[bar]
- Polisi Intai Dulmatin Pakai Helikopter
- Minggu Ini, Aura Kasih Dipanggil Polisi
- KPK Diminta Kejar 19 Anggota PDIP
- Susno: Tangani Markus Jangan Cuma Lihat Tempat Tidur Ayin
- Susno: Tak Mudah Tersangkakan Boediono-Ani
- Lagi, 2 Tersangka Korupsi Tiket Kemenlu Ditahan
- Dulmatin Kendalikan Latihan Militer di Aceh
- Polri Tangkap Dulmatin Tak Terkait 10 Juta USD
- Pansus Bank Jabar Desak KPK Usut Korupsi BPD-BUMD
- Dulmatin Beristri Dua?
- Tim Forensik Olah TKP di Kontrakan Dulmatin
- Susno Malu-malu Dicalonkan Ketua KPK
- Inilah Daftar Teroris di Aceh
- Ibu Dulmatin Dirawat Dokter
- Inisiator Pansus Century Ancam KPK
Kurs BI :












