
Jakarta - Berawan 24-33 °C
Kurs BI :
1 US Dollar = Rp.9008

INILAH.COM, Jakarta - Kamar nomor 25, di Apartemen Mediterania Garden, Tanjung Duren, Jakarta Barat, dibentangi pita kuning. Seorang gadis muda ditemukan tergeletak mati. Tanpa baju. Hanya BH dan celana dalam saja.
Kompol Jhoni Iskandar mengiyakan. Kapolsek Tanjung Duren itu tak membantah ada yang aneh dengan kematian gadis muda itu. Namanya, Setianti Ratna Dewi.
''Ya, kita masih menyelidiki kemungkinan adanya unsur pembunuhan dalam kematian korban,'' kata Kompol Jhoni.
Tia, begitu nama korban, Rabu (11/11) ditemukan tak bernyawa. Yang pertama kali menemukan adalah pembantu rumah tangga di apartemen tempat Tia tinggal. Sudah dua hari, Tia tidak keluar dari ruang apartemennya.
Pukul 14.20, jenazah Tia ditemukan. Tergeletak setengah telanjang di kamar mandi. Dia hanya memakai BH dan celana dalam saja. Ada luka di kepala. Diduga akibat benda tumpul.
Orang-orang di sekitar tempat Tia tinggal, tak begitu kenal gadis itu. ''Ya, dia baru seminggu tinggal di kamar 25 HE. Dia penyewa baru,'' kata seorang petugas.
Tia memang baru di situ. Gadis yang masih berusia 24 tahun ini adalah mahasiswi STAN, yang lokasinya Jakarta Barat. Keluarga Tia sendiri tinggal di Jagakarsa, Jakarta Selatan.
Di sela aktivitas kuliah, Tia juga bekerja part-time sebagai foto model. Dia beberapa kali tampil di cover majalah pria X2 dan Popular.
Kompol Jhoni Iskandar memang melihat ada kemungkinan besar Tia dibunuh. “Korban ditemukan terlentang hanya memakai BH dan celana dalam,” ujar Joni.
Hasil visum luar, ada luka di kepala yang diduga akibat hantaman benda tumpul. Saat pertama kali ditemukan, di Tempat Kejadian Perkara (TKP, tepatnya di samping jenazah Tia, ditemukan palu dan timbangan badan.
Ada dugaan, benda itulah yang menjadi penyebab luka di kepala Tia, hingga membuat gadis itu meninggal. Dua benda itu dijadikan bukti dan disita petugas Polsek Tanjung Duren.
Polisi sendiri masih belum menemukan petunjuk, apakah ada motivasi kejahatan seksual yang menjadi penyebab kematian Tia.
''Hingga kini, kami masih menyelidiki ada atau tidaknya kejahatan seksual yang dialami korban. Tidak menutup kemungkinan itu terjadi" ujar Kompol Jhoni.
Jenazah Tia sendiri langsung dibawa ke kamar mayat RS Cipto Mangunkusomo itu mendapat diotopsi. Pukul 21.00, keluarga Tia yang berada di Jagakarsa langsung mendatangi kamar jenazah.
Suasana histeris mewarnai kamar jenazah saat keluarga Tia. Terutama ibunda Tia. Baru beberapa hari tak bertemu, sang ibu sudah menemukan tubuh anak gadisnya sudah terbujur kaku tanpa nyawa.
Beberapa anggota keluarga meyakini bahwa Tia dibunuh. Dan, itu ada kaitannya dengan profesi Tia sebagai gadis model.
Tia sendiri diketahui sudah mempunyai pacar. Tapi, sang pacar saat ini berada di Makassar. ''Dia bekerja di sana,'' kata salah seorang anggota keluarga.[bersambung/ims]
Berita terkait tidak ada, silahkan klik tab 'Berita Lainnya' di atas
- KPK Bisa Datangi Rumah Calon Kapolri
- 'Indonesia Harus Sabar Hadapi Malaysia'
- 23 Warga Terkait Pembakaran Mapolsek Rawas Ulu Ditahan
- Kejaksaan Kalah Pamor dari KPK
- 54,82% Terdakwa Korupsi Bebas Pada Tahun 2010
- ICW: Remisi Lebaran Tidak Wajib
- ICW Ingatkan Menkumham Tak Beri Kuroptor Remisi Lebaran
- Busyro Kader Muhammadiyah, PAN Belum Tentu Dukung
- Hai KPK, Segera Jadikan Miranda Tersangka!
- Kunjungi Markas BlackBerry, KPK Bungkam
- KPK Janji ke PDIP Tersangkakan Pemberi Suap
- YLBHI: Kapolri & Kapolda Harus Minta Maaf
- Vonis Ringan Tak Beri Jera Pemalsu Uang
- Jurus 3D Bank Indonesia Tak Ampuh Tangkal Upal
- Waspada! Upal Makin Tak Terdeteksi Bank











