
Jakarta - Berawan 24-33 °C
Kurs BI :
1 Euro = Rp.12613.3

INILAH.COM, Jakarta - Pengamat properti Panangian Simanungkalit mengatakan saat ini adalah waktu yang tepat untuk membeli properti meski kondisi ekonomi global belum membaik.
"Hal ini juga dapat dilihat dari permintaan properti yang terus naik, padahal di negara lain justru mengalami penurunan," kata Panangian di Jakarta, Rabu (15/4), dalam seminar yang diselenggarakan Kuningan City.
Menurutnya, kondisi di Indonesia memang terbalik dibanding negara lain, meski tingkat bunga bank masih tinggi akan tetapi permintaan masih sangat besar.
"Keadaan ini dapat dilihat dari pertumbuhan ekonomi Indonesia yang menurut Menteri Keuangan dapat mencapai 4,5%, sementara negara tetangga justru mengalami minus," ujarnya.
Dia memperkirakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia masih akan terus berlangsung hingga empat tahun mendatang, bahkan pada 2012 dapat mencapai 7%.
Panangian mengatakan sebelum memutuskan membeli properti ada sejumlah syarat yang harus menjadi pegangan mulai dari sumber pendanaan, reputasi pengembang, lokasi, serta harga.
Mengenai lokasi, Panangian menyarankan di pusat kota seperti Jalan Prof. Dr. Satrio, Gatot Subroto, Rasuna Said Kuningan, Sudirman - Thamrin, Permata Hijau, dan Kelapa Gading.
"Ciri lokasi yang baik dapat dilihat dari trafik masuk dan keluar di lokasi itu lebih banyak yang masuk. Lokasi ini dapat menjadi pilihan untuk menjadikan properti sebagai pilihan investasi," ujarnya.
Keunggulan di Kuningan merupakan kawasan kedutaan besar negara-negara sahabat, kawasan campuran hunian dan komersial (mix use), kawasan belanja, serta cocok juga bagi pejalan kaki.
Panangian berpesan untuk tidak segan berinvestasi dalam properti karena harganya akan terus mengalami kenaikan, sehingga kalaupun belum ditempati tetap akan memberikan keuntungan misalnya disewakan atau dijual kembali.
Pengembalian investasi di sektor properti dapat mencapai 100%-120%, katanya.
Strategi untuk membeli properti, sarannya, adalah menggunakan kas lunak, dan setelah harga membaik kredit di-refinancing menggunakan dana perbankan, sehingga pembeli akan mendapatkan keuntungan. [tra]
- Menpera: Bangunan Rusunawa Tak Dimanfaatkan
- Sektor Properti di 2010 Diprediksi Membaik
- Perlu 16 Tahun Penuhi Kebutuhan Rumah
- SBY-JK Sisakan PR Perumahan
- BI Rate Turun, Properti Masih Melempem
- Saatnya Borong Properti
- Meredam Spekulasi Asing di Properti
- Pesta Demokrasi, Pesta Pebisnis Hotel
- Perumnas Bangun Barak Korban Gintung
- Lippo Karawaci Andalkan 2 Proyek
- BTN Siap Biayai Rusunami Perumnas
- Bunga KPR Turun, Ayo Beli Rumah!
- Perumnas Bangun 50 Menara untuk BUMN
- Pemda Didesak Siapkan SLF
- 2009 Waktu Tepat Beli Properti












