BERITA
INDEKS BERITA
INILAH.COM, Jakarta - PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) optimistis layanan internet broadband Speedy bisa mendongkel pendapatan perseroan.
Hal itu sejalan pesatnya pertumbuhan jumlah pelanggan internet broadband. "Melihat perkembangan jumlah pelanggan, Speedy bisa menjadi salah satu andalan untuk menggenjot pendapatan perseroan di tengah penurunan pendapatan dari layanan telepon tetap kabel (PSTN)," kata Direktur Utama TLKM, Rinaldi Firmansyah, Jumat (29/8), di Jakarta.
Saat ini TLKM membukukan 8,7 juta nomor pelanggan PSTN. Sehingga, potensi pertambahan pelanggan Speedy dapat disesuaikan dengan jumlah pelanggan tersebut. Sebab, infrastruktur dasar Speedy menggunakan jaringan kabel PSTN.
Perseroan mematok jumlah pelanggan internet broadband sebesar satu juta nomor hingga akhir 2008. Hingga akhir bulan ini, diperkirakan menembus 510 ribu satuan sambungan layanan (SSL).
Target tersebut didukung oleh 347 STO atau identik dengan 140 kabupaten/kota terlayani Speedy.
Hingga akhir tahun lalu, layanan internet Speedy melonjak menjadi 241 ribu SSL dari 93 ribu SSL pada tahun sebelumnya.[L5]
[ Kirim ke teman ]