

(Istimewa)
INILAH.COM, Jakarta – Satu spesies katak mampu hidup terkubur di bawah lumpur selama satu tahun tanpa air dan tanpa makanan. Peneliti terus mencari tahu bagaimana katak, serta binatang tukang tidur lain bisa melakukan hal itu.
Banyak binatang bisa masuk ke periode tanpa aktifitas untuk menyimpan energi di saat sumber makanan sulit ditemukan. Sementara juara dalam menghemat energi adalah kodok burrowing (Cyclorana alboguttata).
Ilmuwan di University of Queensland menemukan metabolisme sel kodok ini berubah secara radikal dalam masa tidur untuk memaksimalkan penggunaan sumber energi yang terbatas sehingga tidak sampai habis.
"Itu bisa secara potensial mengatasi masalah yang berhubungan dengan energi, misalnya saja obesitas," kata Sara Kayes, yang akan mempresentasikan penelitian itu di Society of Experimental Biology Annual Meeting di Glasgow, Scotlandia.
Peneliti mengukur mitochondria, yang merupakan pembangkit tenaga sel. Pengukuran menunjukkan tenaga yang dihasilkan lebih besar dibandingkan binatang yang aktif.
Trik ini dikenal sebagai penggabungan mitochondrial, menjadikan kodok ini sangat efisien dalam menggunakan energi yang terbatas, dengan cara meningkatkan jumlah energi dari konsumsi per unit.
Hal ini secara mudah mengalahkan spesies lain, dimana efisiensi produksi energi masih tetap menjadi hal utama saat binatang itu tidak aktif.[ito]
- Binatang Mirip Reptil Pemakan Dinosaurus
- Tiap Detik Pria Produksi 1500 Sperma
- Ditemukan Fosil Dinosaurus Mengerikan
- Jubah Tembus Pandang 3D Segera Terwujud
- Ditemukan, Kuil Tertua di Dunia
- Flores Pernah Dikuasai oleh Hobbit
- Mumi China Bermuka Eropa Pukau AS
- Wanita Lebih Suka Pria Berwajah Feminim
- Kuburan Luar Biasa di Gurun Tibet
- Pemerintah Kurang Dukung Pengembangan Robot
- Api Lahap Makam Warisan Dunia di Uganda
- Fosil Amfibi Kuno Diberi Nama FedEx
- Ditemukan, Istana Khalifah Bani Umayyah
- Mengapa Ular Bisa Melihat di Malam Hari?
- Ditemukan Ibu Segala Jenis Kulit
Kurs BI :












