
Jakarta - Berawan 24-33 °C
Kurs BI :
1 Euro = Rp.12429.6

(Istimewa)
INILAH.COM, Jakarta – Tiga pembuat PC terbesar di dunia dinilai gagal memenuhi komitmennya pada pelestarian lingkungan. Hewlett Packard (HP), Dell and Lenovo dinilai terus menggunakan bahan kimia berbahaya pada produknya.
Guide to Greener Electronics menunjukkan tiga perusahaan itu gagal memperbaiki skore mereka. Ketiganya mendapat nilai pinalti untuk komitmennya menghilangkan plastic polyvinyl chloride (PVC) dan brominated flame retardants (BFRs) dari produk mereka hingga akhir 2009.
“Tidak ada alasan untuk mundur dan tidak alasan bagi perusahaan ini agar PC yang dijual harus bebas PVC dan BFR sekarang juga,” katanya.
Dell masuk dalam peringkat ke-13, HP ke-14 dan Lenovo ke-16. Nintendo berada di posisi paling buncit.
HP masuk peringkat itu karena menunda komitmennya pada 2007 untuk menghilangkan PVC dan BFR dari produk komputernya (di luar printer dan server) dari 2009 ke 2011.
Nokia masih menempati posisi teratas dengan 7.4/10, sedangkan Samsung dan Sony Ericsson menyusul dengan 7.1 dan 6.5.
LGE, Toshiba dan Motorola rankingnya naik ke posisi 4, 5 dan 6. Sementara Sony turun dari 5 ke 12, karena lebih unggul dari perusahaan lain terutama dalam mendaur ulang e-waste.[ito]
- Pemutar DVD Bisa Sensor Adegan Tak Senonoh
- BB Kehilangan Daya Saing
- Kirim 100 SMS Tiap Hari, Tangan Harus Dioperasi
- BlackBerry Storm 2 Hadir di Australia
- Inggris Ingin Ponsel Milik Pialang Direkam
- HTC Akan Habis-habisan Melawan Apple
- Sengketa Kotor Google-Viacom Terungkap ke Publik
- MacBook Air China Cuma Rp 2,6 Juta
- Google-Sony Buat TV Berbasis Android
- Interkoneksi Bukan Jurus Ampuh Stop SMS Gratis
- Samsung Kapalkan Ponsel dengan TV Analog
- 39% Pemilik BlackBerry Akan Beralih ke iPhone
- Tifatul: Masak Kita Jadi Tukang Pasang Setrum Saja?
- Jaringan Esia Aman dari Perang SMS
- Operator Dinilai Seperti ‘Bukan Empat Mata’












