

(Istimewa)
INILAH.COM, Jakarta – Kaspersky mengingatkan adanya ledakan virus Koobface sepanjang bulan Juni. Koobface sangat popular sejak pertama muncul hampir setahun lalu dengan menargetkan akun situs jejaring sosial semacam Facebook.
Worm Koobface mampu menyebar melalui akun Facebook yang sah, ke profil teman mereka. Komentar dan pesan yang dikirimkan oleh worm ini berisi link ke website YouTube palsu dan meminta penggunanya mendowload Flash Player.
Setelah pengguna terinfeksi, virus akan menyebarkan pesan ke teman mereka. Tak hanya Facebook, Kooface kini menargetkan lebih banyak website jejaring sosial seperti MySpace, Hi5, Bebo, Tagged, Netlog dan yang terbaru Twitter.
Karena jejaring sosial seperti Facebook atau Twitter yang semakin popular, virus itu juga mendapatkan momentum.
“Ini merupakan tanda peningkatan aktivitas kejahatan di dunia maya yang melibatkan jejaring sosial dan membuktikan strategi yang digunakan oleh orang jahat untuk menginfeksi pengguna jauh lebih efektif bila menambahkan konteks sosial dalam penyerangan mereka,” ungkap Stefan Tanase, Peneliti Malware di Kaspersky Lab.
“Juni 2009 menandakan sebuah tonggak penting dalam evolusi malware di jejaring sosial. Aktivitas yang kami lihat pada bulan ini melebihi bulan sebelumnya,” tambahnya.[ito]
- Paksa Klien Beriklan, Situs Yelp Dituntut
- ChatRoulette.com Meroket Berkat Pria Kesepian
- Pengawas Kualitas China: Laptop HP Cacat
- Pendiri Facebook Buat Jejaring Sosial Baru
- Domain Paling Dicari Sex.com Batal Dilelang
- Ajak ABG Seks di Internet Penjara 100 Tahun
- Pria Texas Lumpuhkan 100 Mobil Lewat Internet
- Internet Jadi Alat Suami Jual Istri
- Microsoft Mulai Pamer Internet Explorer 9
- Awas, Virus Pencuri Password Serbu Facebook
- Model Tuntut Facebook Soal Foto 'Sangat Pribadi'
- Sony Corp Somasi Sony AK untuk Dongkrak Image?
- Facebook Timbulkan Kerugian Rp18,7 Triliun
- Penyebar Video Porno Erin Andrews Kena 30 Bulan
- Facebook Hapus Aplikasi Pelacak Jejak
Kurs BI :












