
Jakarta - Berawan 24-33 °C
Kurs BI :
1 Euro = Rp.12429.6

(Istimewa)
INILAH.COM, Bandarlampung - Jajaran Poltabes Bandarlampung mulai memeriksa kasus pencemaran nama baik terhadap sekretaris Kadishut Lampung Virona Bertha(40). Pencemaran itu diduga dilakukan oleh M Iqbal (27) pegawai honorer Dinas Kehutanan Provinsi Lampung melalui media jejaring pertemanan Facebook.
"Kami sudah memeriksa tiga saksi, yaitu Virona Bertha sebagai pelapor, dan dua temannya. Kami akan memanggil terlapor, M Iqbal pada Rabu (15/7)," kata Kasatreskrim Poltabes Bandarlampung, Kompol Namora Simanjuntak, di Bandarlampung.
Pemeriksaan terhadap dua teman Bertha, dilakukan secara intens pada Kamis (9/7), satu hari setelah pilpres, seperti yang dijanjikan Poltabes Bandarlampung.
"Kami memang mengagendakan untuk memproses kasus ini setelah pilpres berlangsung," kata Namora.
Dia juga mengatakan, tidak akan menggunakan Undang-undang ITE dalam kasus ini, karena berkaitan dengan penghinaan terhadap seseorang.
"Terlapor menghina pelapor di ranah publik yang bernama Facebook, itu yang kami jadikan poin utama jeratan hukumnya," katanya.
Padahal, Bertha mengaku, dirinya tidak memiliki masalah apa-apa dengan Iqbal, termasuk masalah profesionalisme pekerjaan, sehingga tulisan yang menjelek-jelekan namanya itu, dianggap tidak memiliki motif yang jelas.
"Saya tidak tahu kenapa dia menuliskan kata-kata kasar itu di sebuah media yang bisa dibaca semua orang, saya merasa terhina," katanya.
Bertha menduga, tulisan bernada tidak sopan itu disebabkan oleh kejadian pada Jumat (26/6), dimana dirinya sebagai sekretaris Kadishut Lampung Arinal Junaidi, tidak mengizinkan M iqbal menemui atasannya.
"Saat itu, dia dengan ayahnya hendak bertemu Pak Arinal, namun saya larang karena bapak memang sedang rapat," cerita Bertha.
Bertha menduga, larangan itulah yang menyebabkan Iqbal menjelek-jelekan dirinya dengan kata-kata kasar dan tidak senonoh, pada layanan "wall" milik pegawai honorer Dishut lainnya, Belinda.
"Kamis (2/7) pagi, saya cek account Facebook saya, saya lihat tulisan tidak senonoh tersebut, meskipun pesan itu ditulis untuk Belinda, namun saya juga bisa membacanya, dan orang lain juga bisa membacanya," kata Bertha.[*/ito]
- Facebook dan Gosip Jadi Target Malware
- Kini Ada RS Khusus Pecandu Internet
- Rumor 10 April Google Tutup Operasi di China
- Buka Jejaring Porno, Pencuri Tertangkap
- Guru Porno dan Seronok di Facebook Diselidiki
- Facebooker Tergila-gila pada Zynga Poker
- Qiblalocator.com Cara Mudah Tentukan Arah Kiblat
- User FB Ngaku Allah, Timur Tengah Gaduh
- Paksa Klien Beriklan, Situs Yelp Dituntut
- ChatRoulette.com Meroket Berkat Pria Kesepian
- Pengawas Kualitas China: Laptop HP Cacat
- Pendiri Facebook Buat Jejaring Sosial Baru
- Domain Paling Dicari Sex.com Batal Dilelang
- Ajak ABG Seks di Internet Penjara 100 Tahun
- Pria Texas Lumpuhkan 100 Mobil Lewat Internet












