
Jakarta - Berawan 24-33 °C
Kurs BI :
1 Euro = Rp.12561.9

(istimewa)
INILAH.COM, Jakarta- Akibat meluapkan kekesalan pada guru yang dibenci lewat Facebook, dua siswa diskorsing. Beberapa siswa lainnya mendapat peringatan karena menggunakan kata akan membunuh.
Seorang pegawai sekolah menengah Staley AS melaporkan adanya komentar pada Rick Burnett, direktur eksekuti dari pelayanan kesiswaan sekolah itu.
Halaman Facebook itu bertuliskan, “gabung sekarang dan mungkin kita dapat membunuhnya bersama-sama” serta “kita akan segera membunuhnya.”
Komentar ini ditujukan kepada seorang guru yang dijuluki “I hate Mrs,” lengkap dengan namanya tercantum.
Penggagas halaman ini sudah tidak ada di sekolah itu lagi. Dua murid terkena skorsing dan sejumlah orang tua dari murid lainnya mendapatkan telepon teguran di rumah masing-masing.
Kasus ini adalah yang pertama di distrik itu. Tetapi tindakan para siswa dan hukuman yang diberikan telah mengaburkan batasan antara situs jejaring sosial yang tampaknya tidak bersalah dengan keamanan di sekolah.
“Jika hal tersebut menciptakan gangguan, sekolah memiliki kewenangan untuk mendisiplinkan, kata Burnett. “Dan tentu saja hal seperti ini akan ditindak.”[ito]
- Google Minta Maaf Karena Anak Telanjang
- Lenovo Mulai Fokus ke Internet Mobile
- Opera Mini 5 Hadir untuk Android
- Situs Top 2010: Google, Facebook, Pornografi
- BBC Dikritik Karena Kursus Facebook
- Saatnya Mempensiunkan Internet Explorer 6
- Inilah Daftar Hitam Negara Pembatas Internet
- Motorola Pakai Android tapi Gunakan Bing
- Prototipe Tablet Murah Rp1,9 Juta
- Facebook Tolak Permintaan Maaf Daily Mail
- Warnet Bisa Tangkal Teroris Lewat Daftar Pengunjung
- Ditangkap, Pembuat Video Elton John Harus Mati
- Delik Aduan Persulit Berantas Software Ilegal
- Situs Download Terbesar Ditutup oleh Polisi
- RPM Konten Tak Bisa Usir Hantu Terorisme












