

(istimewa)
INILAH.COM, Jakarta- Seorang profesor menyatakan tiga perempat anak-anak secara diam-diam telah mengunjungi situs jejaring sosial semacam Facebook tanpa sepengetahuan orang tua mereka.
Psikolog yang juga presenter sebuah acara televisi Tanya Byron mengatakan orang tua sering tidak dapat menerima seberapa sering anak-anak mereka menggunakan situs tersebut.
Dari hasil survei tehadap orang tua, 90% percaya jika anak-anak mereka menuruti aturan untuk menjauhi situs jejaring sosial.
Namun profesor Byron mengatakan “di Eropa, mayoritas pengguna internet yang berusia muda, aktif dalam menggunakan situs jejaring sosial.”
“Anak-anak muda menggunakan situs tersebut untuk saling mengancam di online satu dengan yang lain, karena tidak ada yang memberitahu mereka perbedaan antara berbicara di dunia nyata dan di online,” ia menambahkan.
Sebuah studi lainnya yang diterbitkan hari ini mengatakan 62% anak-anak berbohong kepada orang tuanya atas perilaku online yang mereka lakukan.
Sebanyak 44% dari mereka yakin dapat menyembunyikan aktivitas internet dari orang tuanya, menurut sebuah survei yang diselenggarakan oleh TalkTalk, sebuah provider broadband terhadap 1.000 anak-anak berusia 5 hingga 16 tahun.[ito]
- Pengawas Kualitas China: Laptop HP Cacat
- Pendiri Facebook Buat Jejaring Sosial Baru
- ChatRoulette Meroket Berkat Pria Kesepian
- Domain Paling Dicari Sex.com Batal Dilelang
- Ajak ABG Seks di Internet Penjara 100 Tahun
- Pria Texas Lumpuhkan 100 Mobil Lewat Internet
- Internet Jadi Alat Suami Jual Istri
- Microsoft Mulai Pamer Internet Explorer 9
- Awas, Virus Pencuri Password Serbu Facebook
- Model Tuntut Facebook Soal Foto 'Sangat Pribadi'
- Sony Corp Somasi Sony AK untuk Dongkrak Image?
- Facebook Timbulkan Kerugian Rp18,7 Triliun
- Penyebar Video Porno Erin Andrews Kena 30 Bulan
- Facebook Hapus Aplikasi Pelacak Jejak
- Buzz Bukan untuk Menandingi Facebook
Kurs BI :












