

(yahoosports.com)
INILAH.COM, London - Bek legendaris Arsenal, Martin Keown, dengan tegas mengatakan peluang Arsenal di Liga Primer sudah tertutup. Salah satunya akibat buruknya sektor pertahanan mereka.
“Seperti menyaksikan dua orang petinju kelas berat,” ujarnya merujuk pada pertandingan terakhir The Gunners. “Jika seseorang menguasai pertandingan lebih dulu, yang lainnya pasti kalah dan Arsenal sudah dua kali kalah berturut-turut, kini Liga Primer sudah berakhir bagi mereka.”
Dikenal sebagai bek yang kasar namun efektif dalam menjaga lawannya, Keown memberikan ‘pelajaran’ bagi para bek Arsenal untuk menghentikan Drogba. “Seseorang harus merusak ritme permainannya,” jelas Keown.
“Masalahnya dengan Dorgba Anda harus segera menutup pergerakannya sebelum ia menerima bola. Anda harus memastikan telah mengambil ruang geraknya, Anda juga harus yakin Anda kuat, dominan, dan akan memenangkan pertandingan,” terangnya.
Banyak yang berkata, jika Arsenal masih diperkuat lima pemain bertahan legendaris mungkin peluang Arsenal tidak akan tertutup, itu diamini Keown.
”Memang mereka masih memainkan jebakan offside,” lanjutnya. “Tetapi mereka tidak menekan bola seperti yang kami lakukan. Begitu juga dengan pemain di depan mereka. Anda harus pastikan Anda bertahan sebagai tim.”
”Sebagai bek, jika pemain di depan Anda tidak menutup pergerakan bola, maka Anda harus mundur dan ini menciptakan lubang. Di sinilah lawan Anda bisa merugikan Anda. Ia memiliki pilihan, mengumpan atau langsung menendang.
Keown juga mengkritik Gael Clichy dan Bacary Sagna, yang ia nilai terlalu sering naik membantu serangan. “Jika Anda terus-terusan naik dan membuka celah di sisi pertahanan, Anda harus mulai berpikir kapan harus naik kapan harus tinggal. Anda harus bertanya pada diri Anda sendiri, apakah Anda menciptakan masalah bagi tim lawan atau tim Anda sendiri?”
Keown juga mengkritik gelandang. “Tak bisa semua pemain maju menyerang Harus ada yang tinggal di tengah dan merusak laju serangan balik lawan.”
Menurut Keown, strategi menyerang yang diterapkan Arsene Wenger hanya berhasil untuk tim yang lebih lemah, sedangkan untuk tim kuat mereka gagal. Karena itu, menurut Keown, Arsenal seharusnya beradaptasi dengan permainan lawan.
”Pelatih memilih filosofi ini, menurutnya para pemain bisa menguasai semua pertandingan dengan gayanya sendiri,” ujarnya. “Tetapi saat Anda melawan tim besar, ini bisa membuat Anda kalah.”[boy]
- Song Jadi ‘Gila’ Lihat Arsenal Main
- Kiper Rookie Chelsea Pasang Target Tinggi
- Brown Tuding FA Takut Hukum Gerrard
- Benitez: Torres akan Teror MU!
- Vieira: Sekarang Saya Siap Bantu Man City
- Park Ji-sung: Liverpool tetap Liverpool
- Mancini Jamin Posisi Toure Aman di Man City
- Sukses Tumbangkan Lille, Liverpool ke Perempatfinal
- Riera Kena Sanksi Potong Gaji
- Fabregas Siap Tampil, Wenger Makin 'Pede'
- Drogba: Lupakan Champions, Ayo Rebut Liga Primer
- Giggs: Awas Pembalasan Kami!
- Liverpool Terjual dalam 20 Hari?
- P Diddy Siap Beli & Selamatkan Crystal Palace
- Mourinho Kalah Spesial dengan Sir Alex
Kurs BI :












