
Jakarta - Berawan 24-33 °C
Kurs BI :
1 Euro = Rp.12429.6
INILAH.COM, Jakarta - Menneg BUMN menginginkan Komisaris Pertamina menjadi 7 orang. Alasannya, sebagai perusahaan besar maka tidak cukup hanya 3 orang komisaris.
"Pertamina itu perusahaan besar, Telkom saja 9 orang. Jadi harus ada orang yang mengerti tentang minyak, keuangan dan korporasi secara umum," katanya di Gedung BUMN, Jumat (28/11).
Namun rencana tersebut harus mendapat persetujuan dari Menkeu. Komisaris Pertamina sebelumnya 5 orang tetapi karena Maryadi meninggal dan Endriartono Sutarto mengundurkan diri maka tinggal 3 orang. Untuk menjadi tujuh orang pihaknya akan menambah 4 orang lagi. "Kita sudah membicarakan dengan Menteri Keuangan," jelasnya.
Jadi rencana ini dimatangkan dulu di tingkat menteri baru finalisasi dengan presiden. Termasuk adanya komisaris independen yang dapat berasal dari posisi dirjen tertentu. Namun harus tetap mengerti soal keuangan. [cms]
- Pertamina Hanya Mampu Alirkan Gas 25 MMSCFD ke PGN Hingga Juni
- Menperin Akui Pasokan Gas ke Industri Kurang
- PGN Tak Jadi Pangkas 20% Pasokan Untuk Industri
- April, Pertamina Mulai Alirkan 25 MMSCFD ke PGN
- Pemerintah Berhasil Penuhi Gas Industri Dalam Negeri
- DEN Minta Harga Jual Listrik Swasta Sesuai Keekonomian
- Pertamina Diminta Perbanyak Impor Minyak NOC
- Minyak Asia Tergelincir ke Bawah US$82
- Kontrak Gas Eksisting tak Bisa Diputuskan Sepihak
- Hatta: Medco Diminta Segera Naikkan Suplai Gas ke PGN
- Swap Gas Conoco ke Chevron Untuk Lifting Minyak
- Kenaikan TDL tak Sebabkan 'Multiplier Effect'
- Hatta: Pemerintah Sudah Punya Skenario Donggi Senoro
- PTBA-Pertamina Jalin MoU Proyek Sasol
- Weleh! Minyak Sedikit Merosot












