

(inilah.com/ Bayu Suta)
INILAH.COM, Jakarta - PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) melelang aset anak usaha Texmaco, PT Polysindo Eka Perkasa Tbk, pada tahun ini.
Hal itu dikemukakan Sekretaris Perusahaan PPA Renny O. Rorong di Jakarta, Rabu (28/1). Menurut dia, perseroan memutuskan kembali menjalankan tender penjualan aset tersebut, yang dijaminkan sebagai utang grup Texmaco.
Sebelumnya, Sekretaris Perusahaan Polysindo Tunaryo berharap restrukturisasi utang senilai US$ 1 miliar itu bisa selesai tahun ini, menunggu keputusan PPA yang menangani proses tersebut.
Penjualan itu merupakan yang kedua kali bagi PPA setelah pada 2006 penjualan aset jaminan utang Texmaco gagal.
PPA memiliki tagihan atas 23% dari total utang Polysindo senilai US$ 1 miliar. Utang itu menggunakan mesin dan pabrik Polysindo di Karawang sebagai jaminan. Di luar itu, Polysindo memiliki utang tanpa jaminan (unsecured) senilai US$ 630 juta.
PPA, lanjut Rorong, telah mengkaji ulang restrukturisasi utang grup Texmaco secara keseluruhan. Untuk menuntaskan penjualan itu, pihaknya akan mengundang semua investor baik dari dalam maupun luar negeri.
Rorong juga menambahkan pihaknya tidak mempermasalahkan rencana pemegang obligasi Polysindo mengalihkan utangnya menjadi kepemilikan saham, asalkan dilaksanakan setelah penjualan aset tuntas.
Sebelumnya, Damiano diberitakan dapat menguasai 75% saham Polysindo pada 2009 dengan nilai mencapai Rp 7,64 triliun, naik dari semula Rp 7,21 triliun. [tra]
- Sepekan, IHSG Pindah-pindah Zona
- Wall Street Anjlok Dipicu Kekhawatiran Utang Yunani
- Data Ekonomi AS Picu Bursa Asia Naik
- ‘Capital Inflow’ Kembali Dongkrak Rupiah
- Inilah Daftar 10 'Foreign Buy' Saham
- Laba Bersih Hero Supermarket Naik 9,98%
- Anak Usaha PTBA Bakal Susah Dapat Ijin Tambang
- Jelang Buka, Wall Street Mixed di Kisaran Sempit
- Indofood Tuntaskan Restrukturisasi Anak Usaha
- MNC & Linktone Akuisisi 75% Innoform Media
- INTP Bangun Pembangkit Listrik Senilai US$100-150 Juta
- Inilah Daftar 'Top Foreign Sell' Saham
- DOID Bantah Wacana 'Rights Issue'
- 'Volatile', IHSG Mampu Berakhir Manis
- ADHI Bagi Hasil Sukuk Mudharabah Rp3,437 M
Kurs BI :












