

(istimewa)
INILAH.COM, Jakarta - PT Bumi Resources Tbk (BUMI) masih belum memutuskan waktu tepatnya untuk membagikan dividen kepada pemegang saham.
Hal tersebut disampaikan oleh Senior Vice President Investor Relations & Corporate Secretary PT Bumi Resources Tbk (BUMI), Dileep Srivastava. "Belum ada keputusan, karena masih menunggu hasil audit, subsequent AGM dan persetujuan dari pemegang saham terlebih dahulu," ujarnya kepada INILAH.COM melalui pesan singkatnya, Kamis (5/3).
Selanjutnya, Dileep menambahkan bahwa selama ini dividen policy BUMI mencapai maksimum 30% dari laba bersih perseroan sesuai persetujuan pemegang saham.
Pada tahun 2007 pembagian dividen BUMI masih sesuai dengan ketentuan tersebut. Sekitar 30% diambil dari gain yang didapat dari transaksi Tata Power (TATA) sebesar US$ 472 juta.
Selain itu diambil juga laba bersih induk perusahaan yang mencapai US$ 317 juta, atau setara dengan Rp 111 per lembar saham. [cms]
- Akuisisi Elnusa, Benakat Terbitkan 'Promissory Note'
- Jababeka Bakal Ekspansi?
- Cermati Saham Tirta Mahakam
- KOIN Raup Pinjaman Rp200 Jt
- Beli Saham Berbasis Konsumsi Domestik
- UNSP Tuntaskan Pembelian Saham Agri Resources
- Saham ELTY Direkomendasikan 'Buy'
- Wall Street Tertinggi Sejak 17 Bulan
- 'Trading Buy' Saham PTBA, PGAS, BUMI, UNTR, BMRI
- Investor Tahan Diri, Bursa Asia Sesi I Ditutup Mixed
- Aviyana Dipayana Jadi Komisaris di Trimegah
- Kas FREN Hanya Rp26,68 Miliar
- Bursa Asia Dibuka Naik Tipis
- Penjualan Indocement Anjlok 3,9%
- PTBA Akui Belum Tetapkan Besaran Dividen
Kurs BI :












