

(inilah.com /Raya Abdullah)
INILAH.COM, Jakarta- Anak usaha Bakrie&Brother PT Bumi Resources Tbk (BUMI) akan menggandeng investor dari China, Afrika Selatan, dan Australia untuk mengerjakan proyek tambang emas di Sulawesi.
Hal ini diakui SVP Investor Relation BUMI Dileep Srivastava dalam pesan singkatnya kepada INILAH.COM di Jakarta, Jumat pagi (3/7). “Kemungkinan BUMI akan menggandeng beberapa investor strategis. Dan saat ini sudah ada investor yang serius,” jelas Dileep tanpa menyebutkan identitas investor tersebut.
Investor strategis ini, lanjut Dileep mengingat karena kebutuhan dana bagi proyek pertambangan non batubara ini. Rencananya, BUMI akan menginvestasikan US$400 juta hingga US$1 miliar untuk pembangunan proyek tambang emas di Sulawesi. “Manajeman BUMI telah mengusulkan anggaran modalnya dan sudah disetujui oleh pemegang saham,” jelas Dileep.
Pembangunan tambang emas ini, lanjut Dileep, masih dalam proses pengeboran. Tambang ini akan menghasilkan emas berkualitas tinggu dan perseroan telah menyisihkan sekitar US$500 juta untuk eksplorasi tembaga, emas, dan bijih besi untuk mendapatkan cadangan komoditas yang baik. Ketika uji kelayakan atas tambang tuntas maka BUMI akan menentukan kapasitas proses penambangannya. [san/cms]
- ‘Operating Cost’ Bank Halangi Penurunan Bunga Kredit
- INVS Cetak Laba Bersih Tumbuh 1.300%
- IHSG Dibuka Anjlok 24,72 Poin
- IHSG Masih Diuji di Kisaran 2.712-2.767
- BEI Suspensi Saham RAJA
- Setelah Stagnan, BUMI Akan Terus Menanjak
- Laba Bersih Kageo Igar Melesat 236,69%
- Lippo Cikarang Cetak Laba Bersih Melejit 81,19%
- MERK Cetak Laba Bersih Tumbuh 48,75%
- Dana Asing Masih Bisa Selamatkan Rupiah
- Laba Bersih Antam Jeblok 55,82%
- Saham POLY Diburu Bandar?
- Asing Bantu Dayaido Akuisisi?
- Cermati Saham Bukit Sentul
- Bapepam Tangani 7 Emiten
Kurs BI :












