
Jakarta - Berawan 24-33 °C
Kurs BI :
1 Euro = Rp.12429.6

(vhrmedia.com)
INILAH.COM, Jakarta - PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) mencatat kenaikan laba bersih 59,84% atau Rp 203 miliar per September 2009 dibandingkan laba bersih pada periode yang sama tahun 2008 sebesar Rp 127 miliar.
Hal itu disampaikan Presiden Direktur PT Bumi Serpong Damai Tbk Harry Budi Hartanto, Selasa (27/10). "Kami optimis laba bersih perseroan tahun 2009 tumbuh 10 hingga 15% dibandingkan laba bersih tahun 2008 karena membaiknya outlook perekonomian Indonesia khususnya sektor properti. Terlebih produk yang kami tawarkan merupakan jawaban atas tingginya permintaan atas landed residential yang cukup tinggi di kawasan Serpong yang dikembangkan,"jelas Harry dalam siaran pers.
BSDE berhasil mencatat laba usaha pada triwulan III 2009 sebesar Rp 301 miliar dengan marjin laba usaha tercatat 34,56 persen atau lebih baik dibandingkan dengan marjin laba usaha tercatat 26,62 persen. Pada 2008 laba usaha BSDE mencapai Rp 259 miliar. Development cost yang akan dikeluarkan perseroan sepanjang 2009 sebesar Rp 700 miliar dengan alokasi 50 persen untuk pembangunan perumahan sekitar 25 persen untuk pembebasan lahan dan 30 persen untuk infrastruktur.
Selain itu membaiknya sektor properti maka nilai development berpotensi meningkat Rp 1 triliun. Kontribusi terbesar pada target penjualan perumahan BSDE masih berasal dari cluster foresta. Foresta dibangun di atas lahan seluas 72 hektare dengan pasar menengah di atas wilayah barat BSD city dengan tema cluster rumah ramah lingkungan. [hid]
- Inilah 3 Calon Deputi Gubernur BI
- Fitch Rating: Rating Semen Baturaja A-
- BLTA Cabut 'Voluntary Offer' Atas CECO
- BUMI Sepekan Cenderung Stagnan
- MAPI Gelar 'MAP Fashion Week'
- Tunggu Sampai Terjadi Koreksi
- Sepekan, IHSG Pindah-pindah Zona
- Wall Street Anjlok Dipicu Kekhawatiran Utang Yunani
- Data Ekonomi AS Picu Bursa Asia Naik
- ‘Capital Inflow’ Kembali Dongkrak Rupiah
- Inilah Daftar 10 'Foreign Buy' Saham
- Laba Bersih Hero Supermarket Naik 9,98%
- Anak Usaha PTBA Bakal Susah Dapat Ijin Tambang
- Jelang Buka, Wall Street Mixed di Kisaran Sempit
- Indofood Tuntaskan Restrukturisasi Anak Usaha












