

(indonesia.ds)
INILAH.COM, Jakarta - Untuk meningkatkan perdagangan Indonesia Aljazair, pemerintah mengajak 35 pengusaha ke Indonesia melakukan trade expo selama 3 hari yang menargetkan US$ 6,5 juta.
Hal itu disampaikan Duta Besar Indonesia untuk Aljazair Yuli Mumpuni Widarso, di Gedung BNI Jakarta Selasa (27/10). Ekspor Indonesia baru di bawah 1% ke Aljazair masih kecil dibandingkan negara lain seperti China bisa mencapai 11,21%. "Mitra impor mereka biasanya Perancis,China dan termasuk Indonesia tapi masih di bawah 1 persen," ujar Yuli. Sedangkan angka ekspor Indonesia mencapai US$ 324 juta tahun lalu.
Yuli menambahkan masyarakat Aljazair sedang menyukai bola sehingga ekspor bola dari Indonesia juga diminati. "Ada pengiriman sekitar 10 kontainer bola sebelumnya 7 kontainer,"kata Yuli. Ia mengatakan pada barang jadi memiliki kendala tarif dan pajak yang tinggi dibandingkan barang setengah jadi.
Sementar Duta besar Indonesia untuk Tunisia Ibnu Said mengatakan ekspor Indonesia ke Aljazair per Juni 2009 mencapai US$ 49,7 juta. Krisis global pun berdampak pada ekspor sehingga ada penurunan. Ibnu pun mengajak 15 pengusaha dari Tunisia yang umumnya di bidang pertanian,tekstil dan handycraft.
Direktur Treasuri dan Internasional BNI Bien Subiantoro mengatakan BNI siap memfasilitasi pembiayaan kontak dagang Indonesia-Aljazair serta Tunisia sekitar US$200 juta. [hid]
- Bisnis Kreatif dan Kurir, Asing Hanya Bisa 49%
- Asing tak Bisa Miliki Bisnis Pendidikan
- Asing Bisa Miliki 67% Saham di Rumah Sakit
- Ritel Minimarket Tetap Tertutup Untuk Asing
- Rakor Putuskan Menara Telekomunikasi Tertutup Untuk Asing
- Hatta: Jangan Hanya Andalkan APBN
- Menhut : Baru 36 Perusahaan Punya Ijin Tambang di Kaltim
- Pasar Domestik Semen Diprediksi Naik 6%
- Menara Telekomunikasi 100% untuk Nasional
- Mendag Akan Lobi Gubernur China
- BKPM : Kedatangan Obama, Bantu Promosi Indonesia
- Tifatul: Aturan DNI Menara Telekomunikasi Segera Diteken
- BUMN: Garuda Ganti Direksi Usai IPO
- Dapat IOSA, Mandala Buka Rute Regional
- Semua Harga Grosir AS Anjlok 0,6% di Februari
Kurs BI :












