

INILAH.COM, Jakarta - Telkomsel sebagai anak usaha Telkom menargetkan jumlah pelanggan sekitar 80 juta hingga 85 juta pelanggan yang saat ini sudah mencapai 70,9 juta pelanggan.
Hal itu disampaikan Direktur Utama PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) Rinaldi Firmansyah,Senin (2/11). Langkah ini sebagai antisipasi pangsa pasar fixed line diprediksikan akan semakin turun pada masa mendatang. Masyarakat lebih memilih menggunakan seluler.
TLKM pun melakukan program agar penurunan tidak terlalu tajam. Program tersebut dilakukan dengan defensif dan legacy ke broadband. "Telkomsel akan memberikan pelayanan network lebih baik ke depannya," kata Rinaldi.
Selain itu investasi akan besar new wave. Pada November 2009, TLKM akan meluncurkan super portal. Sedangkan untuk pasar seluler, Rinaldi menambahkan pihaknya akan investasi 2 kali lebih besar dari kompetitor untuk memenangkan pasar seluler.
Telkomsel, lanjutnya, akan fokus pada pertumbuhan pendapatan. Pertumbuhan pendapatannya bisa mencapai high single digit. Untuk pasar seluler memberikan pendapatan sekitar 46% ke TLKM, lalu sekitar 26% dari data internet dan fixed line memberikan kontribusi sekitar 13% ke TLKM.
Untuk ekpansi bisnis, TLKM pada 2010 akan mengakuisisi pada bidang IT, media dan edutainment. Setidaknya ada 2 perusahaan yang akan diakuisisi. Rencananya pada 2011, salah satu anak perusahaan TLKM akan go public. [hid]
- Khawatir Akan Valuasi, Bursa Asia Jatuh
- Laba Bersih Indocement Naik 57%
- KSEI: Pengguna AKSes Capai 10.751 Investor
- Inilah Daftar 10 'Top Foreign Buy' Sore
- BKPM: Pengadaan BTS tak Perlu Asing
- Pefindo Beri Peringkat AA- untuk BBTN dan OTMA
- Bursa Awasi Pergerakan Saham ASDM
- Bayan Bakal Akuisisi Tambang di Kalimantan
- 'Profit Taking', Bursa Meranggas
- RUPS Bayan Setujui Jaminkan Aset Cari Pinjaman
- Menkeu Setujui 'Rights Issue' BNI
- MPPA Wajib Paparkan Dana Hasil Penjualan Matahari
- Regional Merah, IHSG Turun 19,02 Poin
- Penjualan Saham Teijin Hampir Final
- Bapepam-LK: Rangkap Jabatan Sah-sah Saja!
Kurs BI :












