

(inilah.com/Dokumen)
INILAH.COM, Jakarta - Akuisisi PT Holcim Indonesia Tbk (SMCB) terhadap Holcim Malaysia telah menaikkan kapasitas produksi grinding station dari 8,5 juta ton menjadi 10 juta ton klinker per tahun.
Hal itu disampaikan Corporate Communication Manager Holcim Indonesia Budi Primawan, Selasa (3/11) di Jakarta. Saat ini seluruh kapasitas grinding station di Malaysia mencapai 1,5 juta ton per tahun. Produksi itu agar memenuhi kebutuhan semen di negara bagian Johor Malaysia. "Market share di Johor sekitar 30%, dengan komposisi 60% semen di dalam sak dan 40% semen curah untuk bahan beton," tutur dia.
Budi menuturkan, produksi grinding station Holcim Malaysia akan didistribusikan di wilayah Indonesia yaitu Sumatera bagian utara dan Kalimantan bagian timur. Saat ini kebutuhan di wilayah Sumatera dipasok dari pabrik SMCB di Jawa. "Pasar semen produksi Holcim Malaysia nantinya akan didistribusikan ke wilayah yang belum terjangkau," kata dia.
Holcim juga berencana untuk merambah pasar negara bagian lain di Malaysia dan Singapura yang termasuk strategi jangka panjang. " Ke depan kita lihat nanti. Kita akan perkuat strategi dulu yang ada di Johor," katanya.
SMCB menargetkan penjualan sekitar 8 juta ton hingga akhir tahun. Untuk antisipasi peningkatan permintaan, SMCB akan membuka gudang baru di Bali dua pekan lalu untuk mendukung distribusi Jawa. [hid]
- Wall Street Anjlok Dipicu Kekhawatiran Utang Yunani
- Data Ekonomi AS Picu Bursa Asia Naik
- ‘Capital Inflow’ Kembali Dongkrak Rupiah
- Inilah Daftar 10 'Foreign Buy' Saham
- Laba Bersih Hero Supermarket Naik 9,98%
- Anak Usaha PTBA Bakal Susah Dapat Ijin Tambang
- Jelang Buka, Wall Street Mixed di Kisaran Sempit
- Indofood Tuntaskan Restrukturisasi Anak Usaha
- MNC & Linktone Akuisisi 75% Innoform Media
- INTP Bangun Pembangkit Listrik Senilai US$100-150 Juta
- Inilah Daftar 'Top Foreign Sell' Saham
- DOID Bantah Wacana 'Rights Issue'
- 'Volatile', IHSG Mampu Berakhir Manis
- ADHI Bagi Hasil Sukuk Mudharabah Rp3,437 M
- Tutup Pekan, IHSG Naik Tipis 5,73 Poin
Kurs BI :












