

(inilah.com/Wirasatria)
INILAH.COM, Jakarta - IHSG
pada sesi I perdagangan Rabu (11/11) ditutup naik 14,24 poin (0,6%) ke level 2.396,2 karena mengikuti bursa regional yang masih positif.
Hal itu dikatakan pengamat pasar modal Deni Hamzah kepada INILAH.COM Rabu (11/11). "Indeks masih mengalami kenaikan karena beberapa saham mengalami rebound dan pengaruh bursa saham regional," katanya.
Pasar cenderung wait and see dan lebih memilih bermain dalam jangka pendek. Indeks ditopang saham BUMI yang kenaikannya mempengaruhi saham-saham lain di sektor pertambangan, walaupun kenaikannya terbatas.
Volume perdagangan mencapai 2,2 miliar unit saham senilai Rp1,3 triliun dengan 106 saham naik, 53 saham turun serta 64 saham stagnan. Untuk LQ45
naik 2,9 poin ke 471,18 dan Jakarta Islamic Index (JII)
naik 3,6 poin ke 389,46.
Untuk saham-saham yang naik antara lain Indo Tambangraya Megah (ITMG) naik Rp1.000 ke Rp24.000, Astra International (ASII) naik Rp350 ke Rp31.400, Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) naik Rp150 ke Rp14.650, Telekomunikasi Indonesia (TLKM) naik Rp150 ke Rp8.900, Unilever Indonesia (UNVR) naik Rp100 ke Rp10.400, Bumi Resources (BUMI) naik Rp100 ke Rp2.250, Delta Dunia Petroindo (DOID) naik Rp60 ke Rp1.640.
Sedangkan untuk saham-saham yang turun antara lain Indocemetn Tunggal Prakasa (INTP) turun Rp350 ke Rp11.400, Semen Gresik (SMGR) tutun Rp200 ke Rp7.150, Gudang Garam (GGRM) turun Rp200 ke Rp16.300, Darya-Varia Laboratoria (DVLA) turun Rp 170 ke Rp1.560, HM Sampoerna (HMSP0 turun Rp100 ke Rp10.150, Astra Agro Lestari (AALI) turun Rp100 ke Rp22.100. [hid/cms]
- Sepekan, IHSG Pindah-pindah Zona
- Wall Street Anjlok Dipicu Kekhawatiran Utang Yunani
- Data Ekonomi AS Picu Bursa Asia Naik
- ‘Capital Inflow’ Kembali Dongkrak Rupiah
- Inilah Daftar 10 'Foreign Buy' Saham
- Laba Bersih Hero Supermarket Naik 9,98%
- Anak Usaha PTBA Bakal Susah Dapat Ijin Tambang
- Jelang Buka, Wall Street Mixed di Kisaran Sempit
- Indofood Tuntaskan Restrukturisasi Anak Usaha
- MNC & Linktone Akuisisi 75% Innoform Media
- INTP Bangun Pembangkit Listrik Senilai US$100-150 Juta
- Inilah Daftar 'Top Foreign Sell' Saham
- DOID Bantah Wacana 'Rights Issue'
- 'Volatile', IHSG Mampu Berakhir Manis
- ADHI Bagi Hasil Sukuk Mudharabah Rp3,437 M
Kurs BI :












