

(inilah.com /Dokumen)
INILAH.COM, Jakarta - PT Enseval Putera Megatrading (EMPT), anak usaha Kalbe Farma menganggarkan belanja modal sekitar Rp100 miliar hingga Rp120 miliar pada 2010 dengan target pertumbuhan penjualan 14%.
Hal itu dikatakan Direktur Utama PT Enseval Putera Megatrading Vidjongtius di Jakarta, Kamis (12/11). "Belanja modal tersebut akan digunakan untuk pengembangan cabang baru yang telah dalam perencanaan di Palangkaraya, Kendari dan Gorontalo," ujarnya.
Selain itu pengembangan dana ini akan digunakan untuk meremajakan cabang dan pengembangan bisnis di Banda Aceh, Banjarmasin, Solo serta Papua."banyak area di Indonesia yang memiliki potensi. Pasar Indonesia masih luas sehingga bisa masuk," kata Vidjongtius.
Dana belanja ini akan didapat dari kas internal. Enseval juga menargetkan pertumbuhan penjualan sekitar 14% hingga 16% pada 2009. Menurut Vidjongtius, pertumbuhan penjualan ini bisa diteruskan hingga 2010.
Penjualan ditargetkan sekitar 15% hingga 17% pada 2010. "harapan ada sedikit pertumbuhan karena aspek utama yang mendukung langsung yaitu pengembangan wilayah sehingga pertumbuhan penjualan bisa positif dan penambahan produk," jelas Vidjongtius.
Hingga akhir tahun perseroan menargetkan laba bersih sekitar Rp 300 miliar hingga Rp 310 miliar. Enseval telah mencatatkan laba bersih sebesar Rp 214 miliar per September 2009. Kenaikan laba bersih ini diikuti dengan penjualan bersih mencapai Rp6,1 triliun dengan laba usaha sebesar Rp308 miliar. [hid]
- Sepekan, IHSG Pindah-pindah Zona
- Wall Street Anjlok Dipicu Kekhawatiran Utang Yunani
- Data Ekonomi AS Picu Bursa Asia Naik
- ‘Capital Inflow’ Kembali Dongkrak Rupiah
- Inilah Daftar 10 'Foreign Buy' Saham
- Laba Bersih Hero Supermarket Naik 9,98%
- Anak Usaha PTBA Bakal Susah Dapat Ijin Tambang
- Jelang Buka, Wall Street Mixed di Kisaran Sempit
- Indofood Tuntaskan Restrukturisasi Anak Usaha
- MNC & Linktone Akuisisi 75% Innoform Media
- INTP Bangun Pembangkit Listrik Senilai US$100-150 Juta
- Inilah Daftar 'Top Foreign Sell' Saham
- DOID Bantah Wacana 'Rights Issue'
- 'Volatile', IHSG Mampu Berakhir Manis
- ADHI Bagi Hasil Sukuk Mudharabah Rp3,437 M
Kurs BI :












