
Jakarta - Berawan 24-33 °C
Kurs BI :
1 Euro = Rp.12429.6

(istimewa)
INILAH.COM, Jakarta - PT XL Axiata Tbk (EXCL) berencana menambah kepemilikan saham publik minimum 10% pada 2010 walaupun akan disesuaikan dengan kondisi pasar modal.
Hal itu disampaikan Direktur Utama EXCL Hasnul Suhaimi, Senin (16/11). "Jadi free float sesuai aturan BEI minimum 10% tapi tergantung kondisi pasar," ujar Hasnul.
EXCL akan merencanakan penawaran umum terbatas I (PUT) dengan total jumlah saham yang diterbitkan sebesar 1,4 miliar saham. Mekanisme PUT I yaitu 5 pemeganga saham lama akan mendapatkan 1 saham baru. Dengan target dana PUT I sebesar Rp2,8 triliun. Penerbitan saham PUT I ini akan digunakan untuk membayar utang perseroan sekitar Rp3 triliun.
Presiden Komisaris EXCL Dato Tansir mengatakan bila publik dan Etisalat tidak mengambil PUT I ini maka Axiata akan bertindak sebagai standby buyer. Seperti diketahui Etisalat memiliki porsi 16 persen saham EXCL,publik sekitar porsi 0,2 persen dan Axiata memiliki porsi sekitar 83,3 persen. "Bila publik dan Etisalat tidak mengambil porsinya maka Axiata akan sebagai standby buyer," jelas Dato. [hid]
- Inilah 3 Calon Deputi Gubernur BI
- Fitch Rating: Rating Semen Baturaja A-
- BLTA Cabut 'Voluntary Offer' Atas CECO
- BUMI Sepekan Cenderung Stagnan
- MAPI Gelar 'MAP Fashion Week'
- Tunggu Sampai Terjadi Koreksi
- Sepekan, IHSG Pindah-pindah Zona
- Wall Street Anjlok Dipicu Kekhawatiran Utang Yunani
- Data Ekonomi AS Picu Bursa Asia Naik
- ‘Capital Inflow’ Kembali Dongkrak Rupiah
- Inilah Daftar 10 'Foreign Buy' Saham
- Laba Bersih Hero Supermarket Naik 9,98%
- Anak Usaha PTBA Bakal Susah Dapat Ijin Tambang
- Jelang Buka, Wall Street Mixed di Kisaran Sempit
- Indofood Tuntaskan Restrukturisasi Anak Usaha












