
Jakarta - Berawan 24-33 °C
Kurs BI :
1 Euro = Rp.12429.6

(istimewa)
INILAH.COM, Jakarta - PT Aneka Tambang bisa dipastikan tidak ikut dalam divestasi 14% saham PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) setelah dilakukan rapat gabungan pemerintah pusat.
"Setelah melalui pembahasan yang melibatkan Menteri Keuangan, Menneg BUMN, Meteri ESDM, dengan berbagai opsi yang ditawarkan PT Aneka Tambang (Antam) Tbk akhirnya memutuskan tetap tidak ikut divestasi ini," kata Dirjen MinerbaPabum Bambang Setiawan di Jakarta, Rabu (18/11).
Dia melanjutkan sebenarnya sudah banyak opsi yang ditawarkan ke pihak Antam untuk masuk mengikuti pembelian saham 14% ini. Namun dari tiga opsi yang ditawarkan Antam tetap sulit menerimanya. Bahkan tetap memutuskan untuk mundur. "Kami harapkan tandatangan sales purchase agreement (SPA) segera dilakukan. Bahkan pemerintah (ESDM) sudah mengirimkan surat ke Pemda NTB dan Newmont untuk segera melakukan SPA-nya," jelas Bambang.
Bambang memastikan kalau mundurnya Antam dari pembelian 14% saham saham divestasi Newmont karena tidak sesuai dengan kebijakan corporatenya. "Antam tidak jadi masuk dalam konsorsium," jelasnya. [hid]
- Pertamina Hanya Mampu Alirkan Gas 25 MMSCFD ke PGN Hingga Juni
- Menperin Akui Pasokan Gas ke Industri Kurang
- PGN Tak Jadi Pangkas 20% Pasokan Untuk Industri
- April, Pertamina Mulai Alirkan 25 MMSCFD ke PGN
- Pemerintah Berhasil Penuhi Gas Industri Dalam Negeri
- DEN Minta Harga Jual Listrik Swasta Sesuai Keekonomian
- Pertamina Diminta Perbanyak Impor Minyak NOC
- Minyak Asia Tergelincir ke Bawah US$82
- Kontrak Gas Eksisting tak Bisa Diputuskan Sepihak
- Hatta: Medco Diminta Segera Naikkan Suplai Gas ke PGN
- Swap Gas Conoco ke Chevron Untuk Lifting Minyak
- Kenaikan TDL tak Sebabkan 'Multiplier Effect'
- Hatta: Pemerintah Sudah Punya Skenario Donggi Senoro
- PTBA-Pertamina Jalin MoU Proyek Sasol
- Weleh! Minyak Sedikit Merosot












