

(jobstreet.com)
INILAH.COM, Jakarta - Bapepam-LK bersama Polda Jabar berkoordinasi untuk melakukan penyelidikan kasus penyelewengan dana PT KAI PT Optima Kharya Capital Securities dan PT Optima Kharya Asset Manajemen.
Hal ini diungkapkan Kabiro Pemeriksaan dan Penyidikan Bapepam-LK Sarjito kepada wartawan di gedung Bapepam-LK, Selasa (24/11). "Iya kami saling berkoordinasi dengan Polda dan lebih cepat jadinya karena semuanya sudah ditangkap," ucap Sarjito hari ini.
Ia menambahkan, walaupun kedua jajaran direksi Optima (Direktur Utama OKCS Haryano dan Direktur Utama OKCM Antonius PS) sudah ditangkap namun tidak serta merta kasus dana nasabah ditinggalkan. "Kita tetap melakukan penyelidikan dong," pungkasnya.
Kabiro Transaksi dan Lembaga Efek Bapepam-LK Nuhaida menuturkan, kasus Optima memang sudah ditangani oleh Biro PP. "Namun, sampai saat ini Garuda Capital yang dulunya mau membeli Optima pun belum menyatakan
niatnya ke Bapepam. Jadi, kita tidak menindaklanjutinya soalnya dokumen pun tidak ada," pungkas Nurhaida. [san/hid]
- Kepercayaan Terhadap Yunani Angkat Bursa Asia
- BHIT Akui Jajaki Proyek Migas, Batubara dan Asuransi
- Antam Keluarkan Rp7,3 M Biayai Eksplorasi
- Inilah Daftar 10 'Top Foreign Buy'
- Inilah Daftar 10 Top 'Foreign Sell'
- Laba Bersih Intraco Naik 63,34%
- Akhir Pekan, IHSG Muram
- Direktur BDMN Lepas Saham Senilai Rp1,06 M
- Akhir Pekan, IHSG Terkulai ke 2.666,51
- Laba Bersih AALI 2009 Capai Rp1,7 Triliun
- Produksi CPO AALI Jan–Feb 2010 Turun 4,7%
- Proyek Rel KA Stagnan, PTBA Harus Cari Mitra Baru
- Obligasi EXCL Turun Peringkat
- Saham Lapis Dua Masih Menarik
- Menkeu Cabut Izin Primadana Putra Finance
Kurs BI :












