
Jakarta - Berawan 24-33 °C
Kurs BI :
1 Euro = Rp.12429.6

(inilah.com/Agung Rajasa)
INILAH.COM, Jakarta - IHSG pada perdagangan hari ini diperkirakan akan turun. Melemahnya Nikkei dan penurunan harga minyak menjadi sentimen negatif bagi pergerakan IHSG.
Demikian riset hariannya Reliance Securities seperti dikutip INILAH.COM, Rabu (25/11).
Tim riset menyimpulkan, Nikkei mengalami pelemahan akibat melamahnya Dolar terhadap Yen, di mana investor masih resah akan kondisi perbaikan ekonomi terutama mengenai penganggiran di AS. Investor di luar negeri lebih memilij menempatkan dananya ke instrumen yang memiliki risiko rendah seperti obligasi pemerintah AS dan Yen. Melemahnya Dolar mmebuat harga minyak ikut melemah hingga US$75 per barel.
Indeks saham Wall Street ditutup melemah setelah US Labor Departemen mengatakan bahawa PDB tumbuh pada tingkat tahunan 2,8% dalam periode Juli-September, lebih rendah dari perkiraan yaitu 3,5%. Namun demikian, The Federal Reserve menaikkan forecastnya untuk 2010 dan menunjukkan optimisme mengenai keberlanjutkan recovery.
Harga minyak jenis WTI light crude GDP AS tumbuh lebih lambat dari perkiraan dalam kuartal ketiga, menimbulkan kekhawatiran tentang permintaan energi. [san/cms]
- Inilah 3 Calon Deputi Gubernur BI
- Fitch Rating: Rating Semen Baturaja A-
- BLTA Cabut 'Voluntary Offer' Atas CECO
- BUMI Sepekan Cenderung Stagnan
- MAPI Gelar 'MAP Fashion Week'
- Tunggu Sampai Terjadi Koreksi
- Sepekan, IHSG Pindah-pindah Zona
- Wall Street Anjlok Dipicu Kekhawatiran Utang Yunani
- Data Ekonomi AS Picu Bursa Asia Naik
- ‘Capital Inflow’ Kembali Dongkrak Rupiah
- Inilah Daftar 10 'Foreign Buy' Saham
- Laba Bersih Hero Supermarket Naik 9,98%
- Anak Usaha PTBA Bakal Susah Dapat Ijin Tambang
- Jelang Buka, Wall Street Mixed di Kisaran Sempit
- Indofood Tuntaskan Restrukturisasi Anak Usaha












