Minggu, 21 Maret 2010
Jakarta - Berawan 24-33 °C
Kurs BI : 1 Euro = Rp.12429.6
 
Ekonomi
 
30/11/2009 - 09:11
Krisis Dubai, Pasar Obligasi Tetap Aman
Agustina Melani

(istimewa)

INILAH.COM, Jakarta - Krisis Dubai World tidak akanberpengaruh signifikan terhadap pasar obligasi Indonesia. Sebab krisis itu sudah diback up Abu Dhabi dengan cadangan devisa cukup banyak.

Hal itu disampaikan analis obligasi PT Penilai Harga Efek Indonesia (PHEI) Ronny Wicaksono, saat dihubungi INILAH.COM, Senin (30/11). "Dampaknya tidak terlalu siginifikan terhadap obligasi Indonesia. Memang bursa saham AS, Inggris, Asia kena imbas Dubai World tetapi hari ini bursa saham Asia kembali positif," tutur Ronny.

Ronny mengatakan, Dubai World akan diback up Abu Dhabi sehingga bisa memberikan sentimen positif. Kasus penundaan pembayaran obligasi tersebut terjadi di Dubai yang memiliki cadangan devisa cukup banyak. Dubai World masih memiliki cadangan devisa sekitar US$100 miliar. Dubai World mengumumkan menunda pembayaran obligasi sekitar US$59 miliar hingga Mei 2010.

Terkait penerbitan obligasi pada 2010, Ronny mengatakan, penerbitan obligasi akan marak pada semester I 2010. Faktor penerbitan obligasi akan marak pada 2010 karena pertumbuhan ekonomi yang mulai recovery dan pendanaan ekspansi melalui penerbitan obligasi relatif murah dibandingkan pinjaman bilateral dan perbankan. "BI Rate diprediksikan akan tetap dipertahankan sekitar 6,5% pada semester I 2010, momentum ini akan memberikan kesempatan untuk penerbitan SUN dan obligasi," ujar Ronny. [hid]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi disini atau akses mobile langsung http://M.inilah.com via ponsel dan Blackberry !