

(istimewa)
INILAH.COM, Jakarta - Produksi minyak sawit mentah (crude palm oil / CPO) diprediksikan akan menembus angka 21 juta ton pada tahun ini.
"Sekarang kita sudah menembus 20 juta ton. 2010 kira-kira bisa 21 juta ton," ujar Wakil Menteri Pertanian Bayu Krisnamurthi, di Kantor Menko Perekonomian, akhir pekan ini.
Menurutnya, target pencapaian tersebut didukung dengan telah dibukanya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Dumai, Riau dan Semangke serta Kuala Tanjung Sumatera Utara (Sumut), yang tidak melalui pembukaan lahan sawit secara membabi buta. "Dari situ kok bisa naik segitu (produksi CPO), karena sebagian besar kebun-kebun kita itu sudah waktunya replanting atau ditanam lagi. Dengan varietas-varietas baru," ujarnya.
Bayu optimis, dengan adanya KEK tersebut maka target produksi pada 2020 sebesar 40 juta ton akan tercapai. "Produksi CPO itu kira-kira akan naik 40-80 persenn per tahun. Jadi kalau dari 20 juta, kan jadi 40 juta ton," ujarnya.
Selain meningkatkan produksi CPO yang cukup besar, keberadaan KEK juga untuk mengangkat nilai tambah CPO melalui pengembangan industri hilir.
"Kalau dilihat secara nasional, penggunaan CPO itu nantinya 50 persen untuk biofuel, minyak goreng 15-20 persen, 10-15 persen masih akan kita jual dalam bentuk CPO. Sisanya untuk oleochemical, misal untuk sabun, shampoo, dan lain-lain," pungkasnya. [mre]
- Bisnis Kreatif dan Kurir, Asing Hanya Bisa 49%
- Asing tak Bisa Miliki Bisnis Pendidikan
- Asing Bisa Miliki 67% Saham di Rumah Sakit
- Ritel Minimarket Tetap Tertutup Untuk Asing
- Rakor Putuskan Menara Telekomunikasi Tertutup Untuk Asing
- Hatta: Jangan Hanya Andalkan APBN
- Menhut : Baru 36 Perusahaan Punya Ijin Tambang di Kaltim
- Pasar Domestik Semen Diprediksi Naik 6%
- Menara Telekomunikasi 100% untuk Nasional
- Mendag Akan Lobi Gubernur China
- BKPM : Kedatangan Obama, Bantu Promosi Indonesia
- Tifatul: Aturan DNI Menara Telekomunikasi Segera Diteken
- BUMN: Garuda Ganti Direksi Usai IPO
- Dapat IOSA, Mandala Buka Rute Regional
- Semua Harga Grosir AS Anjlok 0,6% di Februari
Kurs BI :












