
Jakarta - Berawan 24-33 °C
Kurs BI :
1 US Dollar = Rp.9008

(istimewa)
INILAH.COM, Jakarta - PT Indika Energy Tbk (INDY) memberikan jaminan kepemilikan sahamnya dalam Indika Power Invesments (IPI) kepada beberapa institusi keuangan.
Perseroan akan menandatangani share charge agreement untuk menjaminkan seluruh kepemilikan sahamnya dalam IPI (perjanjian gadai saham IPI) dan menandatangani equity support agreement pada 8 Maret 2010.
Perjanjian tersebut dibuat oleh perseroan dengan Mizuho Corporate Bank Ltd sebagai offshore security agent (agen), bersama PT Indika Infrastruktur Investindo (III), IPI dan pemegang saham PT Cirebon Electric Power (CEP).
CEP merupakan perusahaan asosiasi dari perseroan dengan kepemilikan tidak langsung sebesar 20% melalui IPI dan III kepada pemberi pinjaman berdasarkan perjanjian umum.
Demikian seperti dikutip INILAH.COM, dari publikasi yang diterbitkan perseroan, Rabu (10/3).
Pemberi pinjaman kepada perseroan antara lain Japan Bank for International Cooperation (JBIC) dan the Export-Import Bank of Korea (KEXIM) dengan nilai US$595 juta. Pinjaman ini digunakan untuk membiayai pembangunan dan modal kerja proyek pembangkit listrik tenaga uap berkapasitas 1X660 MW yang terletak di Jawa Barat.
Perseroan akan menandatangani share charge agreement untuk menjaminkan seluruh kepemilikan sahamnya dalam IPI dan menandatangani equity support agreement pada 8 Maret 2010. Perjanjian tersebut akan dikuatkan dengan share pledge agreements berdasarkan hukum New York, Amerika Serikat. [mre/cms]
- Saham Eropa Dibuka Menguat Ikuti Wall Street
- Ada Apa dengan Saham DILD?
- Pemerintah Rencana Lepas 10% Saham KS di 2011
- Borneo Sampaikan Dokumen IPO ke Bapepam Pekan Depan
- Sierad Raup Pinjaman Rp84 M dari Mandiri
- Bahana Jadi Penjamin Emisi 'Rights Issue' BNI
- Sesi I, IHSG Ditutup Menguat 24,89 Poin Tembus 3.147,04
- Sesi II, Cermati Sektor Konsumsi & Komoditas
- Kepemilikan Asing di BNBR Naik Jadi 49,72%
- Saham Asia Lanjutkan Penguatan Dipicu Wall Street
- Fitch Rating Pangkas Rating BLTA Jadi 'B-'
- IHSG Jumat Pagi Menguat 6,9 Poin ke 3.129,05
- Adaro Masih Kaji Akuisisi 25% Saham BHP Biliton
- BEI Cabut Suspensi Bank Kesawan
- Saham ASII Direkomendasikan 'Trading Buy'











