
Jakarta - Berawan 24-33 °C
Kurs BI :
1 US Dollar = Rp.9008

(istimewa)
INILAH.COM, Jakarta - PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) memprediksikan pertumbuhan laba sepanjang 2009 mencapai Rp186 miliar.
Hal itu disampaikan Direktur Utama WIKA Bintang Perbowo, usai acara Perayaan 50 tahun PT Adhi Karya Tbk (ADHI) di Jakarta, Rabu (10/3) malam.
Bintang mengatakan, laba bersih sekitar Rp157 miliar yang tercatat pada tahun buku 2008 naik menjadi sekitar Rp186 miliar pada tahun buku 2009. "Laba kita naik karena nilai proyek yang naik dan efisiensi," ujar Bintang.
WIKA juga optimis akan mencatatkan pendapatan sekitar Rp6,5 triliun pada 2009, atau naik Rp1,5 triliun dibanding periode yang sama tahun 2008 yaitu sekitar Rp5 triliun.
Untuk 2010 ini, Bintang mengatakan, perseroan menargetkan laba bersih tumbuh 30% dan pendapatan sekitar 15%.
Seperti diberitakan sebelumnya, WIKA pun sudah meraih kontrak baru pada Desember 2009 senilai Rp10,30 triliun atau melampaui target awal yaitu sekitar Rp9,39 triliun.
Adapun kontrak baru tersebut adalah MEP Kualanamu sebesar Rp262 miliar, Bandengan Fly Over sekitar Rp86,69 miliar dan Jabung Ring Dyke Package sebesar Rp92,84 miliar.
Direktur Utama WIKA Bintang Perbowo tetap optimis target RKAP 2010 dapat tercapai dengan membaiknya kondisi ekonomi serta iklim investasi di Indonesia. WIKA menargetkan laba usaha sekitar Rp428,80 miliar dan laba kotor Rp786,94 miliar pada 2010.
Untuk sektor konstruksi masih mendominasi perolehan kontrak sebesar Rp7,22 triliun, sedangkan sektor non konstruksi sekitar Rp2,87 triliun pada 2010. [mre/cms]
Berita terkait tidak ada, silahkan klik tab 'Berita Lainnya' di atas
- Saham Eropa Dibuka Menguat Ikuti Wall Street
- Ada Apa dengan Saham DILD?
- Pemerintah Rencana Lepas 10% Saham KS di 2011
- Borneo Sampaikan Dokumen IPO ke Bapepam Pekan Depan
- Sierad Raup Pinjaman Rp84 M dari Mandiri
- Bahana Jadi Penjamin Emisi 'Rights Issue' BNI
- Sesi I, IHSG Ditutup Menguat 24,89 Poin Tembus 3.147,04
- Sesi II, Cermati Sektor Konsumsi & Komoditas
- Kepemilikan Asing di BNBR Naik Jadi 49,72%
- Saham Asia Lanjutkan Penguatan Dipicu Wall Street
- Fitch Rating Pangkas Rating BLTA Jadi 'B-'
- IHSG Jumat Pagi Menguat 6,9 Poin ke 3.129,05
- Adaro Masih Kaji Akuisisi 25% Saham BHP Biliton
- BEI Cabut Suspensi Bank Kesawan
- Saham ASII Direkomendasikan 'Trading Buy'











