

(istimewa)
INILAH.COM, Jakarta – Borneo Equator Expedition 2009 akan digelar pada 6-20 Desember mendatang. Ajang off-road itu akan melintasi khatulistiwa yang terbentang di Pulau Kalimantan.
Total rute yang akan mengambil start di Pontianak, Kalimantan Barat, dan finsh di Bontang, Kalimantan Timur, mencapai lebih kurang 2.500km dengan melintasi berbagai medan.
“Jadi nanti akan ada jalur aspal, gravel perkebunan, kemudian melewati Pegunungan Muller yang merupakan hutan tropis," ujar Syamsir Alam, operation director BEE 2009, dalam konferensi pers di Senayan, Jakarta, Sabtu (21/11).
"Selain itu kita juga akan melewati sungai-sungai, Kalimantan kan terkenal dengan sungainya,” lanjut off-roader gaek ini.
Acara konferensi pers dihadiri para calon peserta BEE 2009 dan pimpinan Indonesia Off-road Federation (IOF), seperti Djoko Purnomo, Sudiyanto, Hendro, dan Yuma Wiranatakesuma.
Selain itu hadir pula Davy Tuilan dari Ford Motor Indonesia selaku pendukung event olah raga ekstrim ini.
Pada gelaran off-road kali ini, IOF memilih area khatulistiwa atau ekuator karena keunikan daerah tersebut yang sudah melekat dengan citra Pulau Kalimantan atau yang juga dikenal dengan nama Borneo di luar negeri.
“Sekarang kita akan melintasi ujung barat ekuator ke ujung timur. Di sana banyak kekayaan flora fauna. Banyak binatang dan tumbuhan-tumbuhan khusus khas daerah. Ajang ini juga bisa dijadikan sebagai perwujudan rasa cinta tanah air,” tutur Sudiyanto selaku Ketua IOF Kalimantan Timur.
Dalam BEE 2009, pihak IOF mengaku tidak hanya akan bersenang-senang dalam memacu mobil dan motor. Mereka juga akan menyertakan peneliti-peneliti dari Universitas Mulawarman, Universitas Padjadjaran dan Institut Teknologi Bandung.
“Ini bukan sekadar senang-senang, karena ini memiliki nama ekspedesi, karena itu kami akan melihat, mengetahui dan memanfaatkan ajang ini lebih dari sekedar pertandingan, ada nilai lebih yang ingin ditawarkan,” kata Hendro.
Ketua IOF, Djoko Purnomo, juga menambahkan akan berusaha menjadikan ajang ini sebagai agenda off-road tahunan internasional sebagai salah satu alternatif pemasaran Indonesia di mata dunia.[nov]
- Rossi Optimistis Pertahankan Gelar Juara MotoGP
- Rosberg 'Pede' Mercedes Raih Podium di Australia
- FIA Izinkan Renault Kembangkan Mesin
- Alonso: Massa Bukan Musuh Tapi Rival
- Red Bull Dicegah Pakai Mesin Mercedes
- Takut Tersaingi, Mercedes Enggan Suplai Mesin Red Bull
- Bisa Finis di Race Debut, Bos Lotus Girang
- Schumacher Puas Debut Comeback Berjalan Lancar
- Red Bull Beber Masalah Mobil Vettel
- Bos Ferrari Puas dengan Penampilan Perdana Musim Ini
- Lewis Hamilton: Juara Ketiga Sudah Bagus!
- Duo Ferrari Berkibar di Podium Bahrain
- Button: Ada yang Salah dengan Mobil Saya!
- Vettel Terkejut Raih ‘Pole’ dan Berusaha Merendah
- Vettel Buka ‘Pole’ Musim Ini
Kurs BI :












