

(Istimewa)
INILAH.COM, Paris – Karena adanya kendala yang dialami tim-tim baru, presiden FIA, Jean Todt, memutuskan untuk tidak menghukum tim yang absen dari tiga seri Formula One (F1) di musim ini.
Pendatang-pendatang baru seperti tim USF1 dan Campos telah memohon izin agar diperbolehkan untuk tidak berpartisipasi dalam seri awal yang akan digelar di Bahrain, 14 Maret mendatang.
“Dalam pertemuan terakhir Dewan Dunia memberikan kesempatan bagi tim untuk bisa tidak tampil, dengan tidak berturut-turut, sebanyak tiga kali,” ucap Todt seperti dilansir La Gazzetta dello Sport.
Namun, tim-tim yang akan absen dipastikan tidak akan mendapatkan bantuan dana yang semula dijanjikan oleh Bernie Ecclestone selaku presiden dan CEO dari Formula One Management.
Mengenai kemungkinan masuknya tim baru asal Serbia, Stefan GP, yang mendapat dukungan dari Ecclestone, Todt membantahnya dengan menjelaskan adanya regulasi yang harus dipatuhi oleh tim untuk menjadi peserta balap F1.
“Jika ada tim yang keluar dari kejuaraan, maka tidak otomatis akan diganti oleh tim baru. Semuanya tergantung pada putusan FIA yang mempertimbangkan layak atau tidaknya tim tersebut mengikuti balapan,” tutur Todt.[nov]
- Duo Ferrari Masih Bingung Peluang di Bahrain
- Rosberg Unjuk Gigi
- 'Schumacher Pembalap Terhebat Sepanjang Sejarah'
- Vettel Benci Dijuluki ‘Bayi Schumacher’
- Barrichello: Regulasi Anyar Bikin F1 Makin Ketat!
- Schumi: Saya Kembali untuk Merebut Gelar
- Horner: Nyalimu Sangat Besar, Button!
- Barrichello 'Optimistis Membalap Bersama Williams
- Lorenzo Terancam Absen di Sesi Pramusim Terakhir
- Bos Lotus & Virgin Saling Bertaruh
- McLaren Paksa Button dan Hamilton Bersaing Sehat
- Button Beber Ancaman untuk Schumacher
- Alonso Pesimistis Raih Juara Dunia Bersama Ferrari
- Rosberg 'Pede' Bisa Kalahkan Schumi
- USF1 Bangkrut, Jose Maria Lopez Gagal Tampil di F1
Kurs BI :












