
INILAH.COM, Jakarta – Pasangan Megawati Soekarnoputri-Hidayat Nur Wahid lebih disukai rakyat untuk memimpin negeri ini periode 2009-2014. Duet itu mampu mengumpulkan perolehan suara 40,21%, jauh melampaui Yudhoyono-Sultan (30,78%) dan Prabowo-Sultan (25,67%).
Hal itu terungkap dalam survei yang dilakukan Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis). Survei berlangsung pada 24 November hingga 4 Desember 2008 itu juga menempatkan figure Susilo Bambang Yudhoyono pada peringkat pertama sebagai figure yang paling layak jadi capres dengan dukungan responden sebesar 37,57%.
Calon presiden lain, seperti Megawati dipilih 35,61% responden, Prabowo 10,59%, Sultan Hamengku Buwono X 6,66%, Jusuf Kalla 3,76%, Amien Rais 2,21%, Wiranto 1,98%, Sutiyoso 1,26%, dan Yusril Ihza Mahendra 0,36%.
Sementara tiga tokoh yang paling banyak dipilih responden sebagai cawapres adalah Sultan Hamengku Buwono X 27,22%, Hidayat Nur Wahid 21,60%, dan Jusuf Kalla 18,87%.
Survei itu dilakukan melalui teknik wawancara langsung (face to face) dengan sampel acak bertingkat (stratified random sampling) kepada 1.355 responden di 33 provinsi, 139 kabupaten/kota, 278 kecamatan, 556 kelurahan/desa, 2.729 RW, dan 29.765 RT serta margin error 3-5 persen dan tingkat keyakinan sebesar 95 persen.
Survei itu juga menunjukkan bahwa rakyat membutuhkan perubahan dan pembaharuan dalam pemerintahan mendatang. "Keinginan adanya perubahan dan pembaharuan itu berdampak pada pilihan rakyat atas calon presiden dan wakil presiden mendatang," kata Direktur Eksekutif Puskaptis Husin Yazid di Jakarta, Selasa (9/12), saat mengumumkan hasil survei. [*/P1]
- SBY Bisa Diintervensi Survei?
- Dipanggil Cikeas Bukan Jaminan Jadi Menteri
- Masuk Koalisi, Golkar-PDIP Sulit Kritisi SBY
- Wah! Golkar Dapat Jatah 3 Menteri SBY?
- PKS: SBY Tak Dukung TK!
- Prabowo Belum Bicara Soal Menteri
- 'Perppu Plt KPK Dimanfaatkan Penguasa'
- 'Perppu Plt Ketua, Bukan Pimpinan KPK'
- Buyung Dipuji Nasihati SBY
- Muluskan Jalan Menteri di Sela Lebaran?
- Cegah Otorianisme, PDIP Sebaiknya Oposisi
- Dua Hal Prinsip Ganjal Langkah Tommy
- Menhan & Meneg BUMN Jatah Profesional
- Soal Koalisi, Golkar Tak Mau Menekan
- Figur Muda Dominasi Kabinet SBY?
Kurs BI :












