
Jakarta - Berawan 24-33 °C
Kurs BI :
1 Euro = Rp.12429.6
INILAH.COM, Jakarta - PDI Pejuangan tak mau kehilangan momentun di masa kampanye yang semakin menipis. Menyusul kampanye 'Sembako Murah untuk Rakyat', partai dengan lambang kepala banteng bermoncong putih itu kini mencari simpati publik melalui testimoni: Mereka Bicara Mega.
Testimoni dalam bentuk buku itu, menurut siaran pers DPP PDIP yang diterima INILAH.COM, akan diluncurkan di Hotel Sultan, Jakarta, Jumat (12/12). Sejumlah tokoh nasional, tokoh agama, maupun dari kalangan akademisi dan pengamat yang memberikan pandangan dan testimoni mereka akan hadir.
Beberapa di antaranya adalah Ahmad Syafi'i Ma'arif, Franz-Magnis Suseno, Said Agil Siradj, Prabowo Subianto, Amien Rais, Anies Baswedan, hingga WS Rendra.
Sekjen PDIP Pramono Anung menjelaskan, buku tersebut berisi pandangan dari tokoh-tokoh dengan latar belakang yang beragam, plural, mengenai sosok Megawati Soekarnoputri.
Mega tak hanya dipandang dalam kapasitasnya sebagai Ketua Umum PDI Perjuangan, tapi juga sebagai Presiden Republik Indonesia serta dalam kapasitasnya yang lain sebagai seorang anak bangsa.
"Hampir semua pandangan dari para tokoh tersebut memiliki apresiasi terhadap Ibu Mega tentang kepemimpinan dan keteguhan beliau sebagai seorang pemimpin partai politik dan sebagai seorang pemimpin bangsa," kata Pramono.
Sementara Ketua DPP PDIP bidang Eksternal dan Infokom, Daryatmo Mardiyanto, menjelaskan penulisan buku ini merupakan bentuk peneguhan dimensi maupun pandangan berbagai kalangan terhadap Mega, sebagai sosok yang telah lama berkecimpung di dunia politik dan sosial kemasyarakatan lainnya.
"Dari situ masyarakat dapat memperoleh gambaran yang utuh dan lengkap, sebagai bagian dari pendidikan politik kebangsaan dan kemasyarakatan, serta menjadi ruang inspirasi bagi kaum perempuan Indonesia untuk lebih berperan dalam berbagai aspek kehidupan nasional, termasuk ruang politik," jelas Daryatmo. [dil]
- Soal Kabinet Ahli, Akankah Mengecewakan Publik?
- Mega atau SBY Menggantung?
- Kuasai Golkar, Ical Ogah Jadi Menteri?
- Khofifah Jadi Pengurus Golkar?
- Aburizal Mencetak Sejarah Golkar
- Ical Menggenggam Kursi Ketum Golkar
- Paloh Ketua Umum, Golkar Oposisi?
- JK: Tak Ada Penundaan Munas Golkar!
- 'Koalisi' SBY-TK Terjegal Mega?
- Bima Arya: Ketua DPD Sebaiknya Muda
- Ginandjar Prediksi Pemilihan Ketua DPD Seru
- DPR: Tim 5 Seharusnya Konsultasi ke Kami
- Soal Ketua MPR, Hidayat Lebih Layak?
- Kinerja DPR Baru Lebih Baik?
- Bakrie Kuasai Mayoritas Dukungan












