
Jakarta - Berawan 24-33 °C
Kurs BI :
1 US Dollar = Rp.9116

(inilah.com/ Raya Abdullah)
INILAH.COM, Jakarta - PKS mengaku menikmati 'penampilan' barunya dalam kampanye terbuka. Tampil dengan warna-warni, bahkan tak membuat PKS khawatir kehilangan ciri khasnya. Namun PKS menolak saran PDIP agar mencantumkan klausul kebinekaan dalam AD/ART partai bernomor 8 ini.
"Ya nggak masalah. Kita santai-santai saja. Itu kan artinya PKS memaknai bermacam-macam warna," kata anggota FPKS Zulkifliemansyah di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (18/3).
Terkait usul PDIP agar PKS sebaiknya konsisten antara tindakan dengan AD/ART partai, ia mengatakan, tak segampang itu. Karena perkara mengubah dan menerapkan peraturan secara administratif butuh waktu.
"Kita kan juga perlu memikirkan bagaimana akomodatif dan inklusifnya. Itu memakan waktu yang panjang. Jadi, jangan memperdebatkan soal bentuknya. Tetapi lebih pada memaknai simbol dan isi dari iklan kampanye itu," terang Zul.
PKS dalam iklan kampanye memasang pamflet berwarna-warni di sejumlah sudut jalan. Antara lain warna merah, kuning, biru, dan hijau. Tulisan pada pamflet merah, "Emang Merah Bisa PKS? Untuk Indonesia yang lebih baik, Kenapa Tidak?". Demikian juga halnya pada pamflet warna lainnya. [ikl/sss]
- Bursa Kabinet Kian Liar
- Hatta Rajasa Ketua Umum PAN?
- SBY Tak Muncul, PKS Kecewa
- Menakertrans, Imin atau Jumhur?
- Dana Kampanye SBY-Boediono 'Clear'
- Pemerintahan Baru Hemat Rp 70 Triliun
- SBY Didesak Usut Jual-Beli Kursi Ketua DPRD
- Lebaran, Ajang Rekonsiliasi Nasional PKS
- PDIP-Golkar Gabung, PKS Tak Masalah
- PKS Usik Kesadaran SBY
- PKS Tak Rela Koalisi 'Dirusak' PDIP
- 'Komisioner KPU Wajar Dipolisikan'
- Fatwa Mulai 'Kampanye' Ketua DPD
- PDIP-Gerindra Terjebak Koalisi SBY?
- PKS & PDIP Tak Beda di Mata Demokrat












