Rabu, 17 Maret 2010
Jakarta - Berawan 24-33 °C
Kurs BI : 1 Euro = Rp.12613.3
 
Pemilu 2009
 
22/11/2009 - 10:03
Hak Angket Century Berbuntut Potong Kuping?
Ahluwalia

(inilah.com /Dokumen)

INILAH.COM, Jakarta - Ruhut Sitompul bikin kejutan. Dia menawarkan memotong kupingnya jika ada aliran dana Century ke Partai Demokrat atau Kubu SBY-Boediono. Keberanian atau sekadar guyonan?

Anggota Fraksi Partai Demokrat (FPD) Ruhut Sitompul menegaskan, tak ada aliran dana terkait bailout Rp 6,7 triliun Bank Century (sekarang Bank Mutiara) ke Partai

Demokrat atau SBY. Pernyataan Ruhut ini merespon santernya kabar yang menyebutkan baik PD dan SBY ikut kecipratan dana tersebut.

"Tidak ada kaitannya SBY dan Demokrat dengan aliran dana Bank Century. Kalau ada, potong kuping Ruhut Sitompul," kata anggota Komisi III DPR ini kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (20/11).

Kalangan Demokrat menyayangkan munculnya hak angket Bank Century yang diusahakan oleh sejumlah anggota DPR. Mereka menilai belum saatnya menggunakan hak angket terkait hal tersebut.

Bahkan Ruhut beranggapan hak angket semestinya menjadi senjata pamungkas DPR. "Ini senjata pamungkas, jangan sembarang menggunakan. Beberapa banyak hak angket yang kemudian malah mengambang," cetus Ruhut.

Lalu, mengapa belum satu pun anggota FPD ikut menandatangani angket ini? "TK (Taufiq Kiemas) saja dan tokoh PDIP belum teken. Kenapa kita harus ikut?" paparnya.

Mantan pengacara ini justru meragukan dukungan 8 fraksi terhadap angket itu. "Itu bukan fraksi. Itu semua unsur perorangan. Saya takutkan malah nantinya fraksi akan mencabut," tandasnya.

Usulan hak angket Bank Century telah resmi dibacakan pada 17 November lalu. Angket ini akan dibahas di rapat paripurna DPR pada 1 Desember mendatang. Hingga kini sudah lebih dari 224 orang dari 8 fraksi, yang ikut mengusung angket yang dimotori Fraksi PDIP ini.

Kasus angket soal Century memikat para tokoh civil society untuk bergerak. Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof Ahmad Syafii Maarif, misalnya, menegaskan kasus Century itu harus dituntaskan agar tidak menimbulkan desas-desus, spekulasi dan rumor politik.

Sementara secara terpisah, Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin menyatakan fraksi-fraksi di DPR, termasuk fraksi Demokrat, tidak memiliki satu alasan pun untuk menolak hak angket pengungkapan kasus Bank Century.

Sehingga, siapa pun yang menolak patut dicurigai. "Kasus Bank Century ini harus diselesaikan secara tuntas dan hak angket di DPR juga harus tetap dilanjutkan. Tidak ada lagi alasan bagi fraksi-fraksi di lembaga wakil rakyat itu untuk menolak hak angket," tegasnya, usai membuka Seminar Pra-Muktamar Satu Abad Muhammadiyah, di

Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Sabtu (21/11).

Din Syamsuddin malah menengarai wakil rakyat yang menolak hak angket patut dicurigai menyembunyikan sesuatu. Sebab, kasus Bank Century harus diselesaikan secara tuntas, karena merupakan kejahatan negara terhadap rakyat. "Uang yang digunakan untuk menyelamatkan Bank Century sebesar Rp6,7 triliun itu adalah uang rakyat," tegasnya. [mdr]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi disini atau akses mobile langsung http://M.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
 
 

You have an error in your SQL syntax; check the manual that corresponds to your MySQL server version for the right syntax to use near 'AND b.idsubrubrik NOT IN(75,56) AND b.id NOT IN (0) ORDER BY b.tanggalberita ' at line 7

SELECT b.id, b.idrubrik, b.judul, b.subjudul, b.penulis, b.thumbnail, b.lead, b.tanggalberita,b.eksklusif, r.rubrik, s.subrubrik FROM berita b INNER JOIN rubrik r ON b.idrubrik=r.id LEFT JOIN subrubrik s ON b.idsubrubrik=s.id WHERE b.tanggalberita<'2010-03-17 00:06:47' AND b.idrubrik=35 AND b.idsubrubrik= AND b.idsubrubrik NOT IN(75,56) AND b.id NOT IN (0) ORDER BY b.tanggalberita DESC LIMIT 0, 15