
Jakarta - Berawan 24-33 °C
Kurs BI :
1 Euro = Rp.12429.6

(inilah.com/Wirasatria)
INILAH.COM, Jakarta – PKS lebih mendukung penyelidikan kebijakan energi daripada debat terbuka, seperti yang diusulkan Fraksi PDIP pada pemerintah. Pasalnya, debat berpotensi menjadi ajang adu emosi.
"Ini bukan emosi-emosian. Tidak ada yang salah dengan mengoreksi kebijakan. Menjelaskan keadaan sebenarnya," kata Presiden PKS Tifatul Sembiring, di kantor DPP PKS, Jl Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Rabu Sore (10/9).
Tifatul memilih mendukung pansus hak angket dalam menyeselaikan masalah energi yang melanda negara Indonesia. Ia mempertanyakan mengapa ketika harga minyak dunia naik, kebutuhan pokok masyarakat juga ikut naik.
"Pemerintah dalam kasus LNG ini bisa melakukan regenoisasi. Ini bukan soal menjatuhkan. Kita jaga orang yang terzalimi," katanya.
Debat terbuka yang diusulkan FPDIP sendiri direncanakan akan dilakukan pada 17 September 2008, di Metro TV secara langsung. [R2]
- SBY: Ibu Nasution Cinta Kaum Lemah
- NU Jatim Mulai Berangkat ke Makassar
- PKS: Perseteruan Polri-Susno Memalukan!
- Boediono Minta Generasi Muda Teladani Bu Nas
- Jasad Bu Nas Dimakamkan di TMP Kalibata
- Calon Ketua Umum Partai Demokrat tak Ada yang Menonjol
- SBY Persilakan Calon Ketua Umum Partai Demokrat Deklarasi
- Massa PKS Sulsel Turun ke Jalan Dukung Palestina
- Muktamar NU Dijaga 2000 Personil TNI/Polri
- Susno Sengaja Merobek Citra Polri
- F-PKS Tolak Ujian Nasional
- Nurwahid: Palestina Juga Urusan Umat Kristen
- Istri Pak Nas Meninggal
- Depan Massa PKS, Sabam Teriak: Allahu Akbar!
- Eks Pansus Minta Polri Tak Berpolitik Seperti Pansus












