

(inilah.com/Abdul Rauf)
INILAH.COM, Jakarta – Rencana PKS yang akan menominasikan Siti Hardiyanti Rukmana alias Tutut dalam jajaran delapan perempuan yang berprestasi dan berjasa bagi bangsa menuai kritik dari aktivis perempuan. Putri mantan Presiden Soeharto itu dinilai tidak layak menerima penghargaan.
"Nggak jelas kriterianya apa? Apa prestasi Tutut itu? Nggak layak dia dapat itu," kata aktivis perempuan Dita Indah Sari, saat berbincang dengan INILAH.COM, di Jakarta, Jumat (5/12).
Diakui Mantan Ketua Umum Front Nasional Perjuangan Buruh Indonesia (FNPBI) ini Tutut memang memiliki prestasi di era Orde Baru. Namun, prestasi itu ada karena mendapatkan bantuan dari ayahnya.
"Sekarang, mana prestasi yang telah ditorehnya? Kalau nggak ditopang oleh bapaknya bagaimana? Sekarang tanpa bapaknya, bisa nggak?" ujar caleg Partai Bintang Reformasi untuk daerah pemilihan Jawa Tengah I ini dengan nada sengit.
Saat Soeharto menjadi presiden, Tutut pernah menduduki jabatan di sejumlah organisasi. Di antaranya, ia mejadi Ketua Himpunan Pekerja Sosial Indonesia (HIPSI), Ketua Umum Persatuan Radio Siaran Swasta Nasionallndonesia (PRSSNI), dan Presiden International Federation Blood Donor Organization (FIODS).
Di kabinet terakhir Orde Baru, Tutut juga sempa menjabat sebagai menteri sosial. Sementara pada Pemilu 2004, Tutut diajukan sebagai calon presiden oleh Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB). [nuz]
- Depan Massa PKS, Sabam Teriak: Allah Akbar!
- Eks Pansus Minta Polri Tak Berpolitik Seperti Pansus
- Peraturan Baru PNS: Bolos Tak Digaji
- Massa PKS 'Longmarch' ke HI
- Polri Harus Minta Pertanggungjawaban Susno
- Sabam Sirait Dukung PKS Bela Palestina
- Atribut Parpol Ramaikan Muktamar
- Susno Langgar Norma Institusi Polri
- 'Laporan Edmon Alihkan Isu '
- 'KPK Harus Selesaikan Kasus Century'
- TK: Kongres PDIP Tinggal Mengesahkan Mega
- Susno Duaji: Saya akan Datang ke Mabes Polri
- Ketua DPR Tolak Tim Pengawas Hasil Pansus
- Sangat Mustahil Indonesia Mau Dijadikan Irak Ke-2
- Koalisi PDIP-PD Tergantung Mood Mega
Kurs BI :












