
Jakarta - Berawan 24-33 °C
Kurs BI :
1 US Dollar = Rp.9188
INILAH.COM, Gorontalo - Ironis memang, di tengah melimpahya daging kurban di Jakarta, sejumlah orang miskin di Gorontalo mengeluh karena tak mendapatkan sepotong daging kurban pada perayaan Idul Adha 1429 Hijriyah.
Para fakir miskin tersebut mengaku tak terdaftar di salah satu kelompok maupun masjid yang menyembelih hewan kuban, sehingga tak bisa menikmati hasil kurban seperti umat muslim lainnya.
"Kami tak dapat kupon dan mencoba antri di salah satu mesjid, tapi dagingnya habis," ujar Tina, salah seorang warga di Kecamatan Batudaa, Kabupaten Gorontalo, Senin (8/12).
Padahal, kata dia, daging kurban diharapkan bisa menjadi lauk istimewa untuk makan siang keluarganya hari ini.
Hal senada juga diungkapkan Mina (46), warga miskin lainnya di Kota Gorontalo yang hanya bisa gigit jari melihat warga lain mendapatkan daging kurban dengan menukarkan kupon yang dibagikan sebelumnya.
"Tahun lalu kami kebagian kupon, tapi kali ini entah mengapa tak kebagian. Tapi saya berharap besok bisa dapat," ujarnya berharap.
Sementara itu, sejumlah pengurus hewan qurban di beberapa masjid mengaku bahwa jumlah hewan yang dikurbankan tahun ini turun drastis dibanding tahun sebelumnya.
"Idul Adha tahun 2007 kami menyembelih enam ekor sapi, tapi tahun ini hanya dua karena banyak warga yang belum sanggup mendanai hewan kurban," kata Jamal, salah seorang pengurus masjid An Nur di Kabupaten Gorontalo.[*/nng]
- Di Depan Aktivis HMI, JK Cerita Rebut Gedung dari PKI
- Puting Beliung Porak-porandakan 2 Desa di Blitar
- Densus 88 Telat Bekuk Keponakan Dulmatin
- Keluarga Tak Tahu Aktivitas Dulmatin
- Marko Keponakan Dulmatin
- Buat Jajan, Pelajar Kelas 2 SMK Jambret 13 Kali
- Tiga Pesawat Batal Mendarat di Adisutjipto
- 'Inul Tidak Layak Jadi Bupati Malang'
- Beredar, Rekaman Video Latihan Militer Teroris
- Fauzi Mantri Teroris Lulusan S2 UI
- Fauzi Sudah Ditahan Densus 88
- JK: Mahasiswa Boleh Demo Tapi Jangan Merusak
- Lurah, Camat dan Kapolsek Pamulang Rapat Mendadak
- Arus Lalin di Pamulang Masih Tersendat
- Fauzi Teroris Mantri Sunat yang Disebut Dokter












