

(ka-jimanteb.com)
INILAH.COM, Sampang - Terpilihnya kader NU Fauzi Bowo sebagai Gubernur DKI Jakarta harus dijadikan contoh bagi warga NU di Jatim. Sudah saatnya Jatim dipimpin oleh seorang gubernur dari kalangan nahdliyin.
"Saatnya warga NU di Madura meniru warga NU Jakarta yang berhasil menjadikan kadernya sendiri sebagai gubernur. Kesempatan itu tidak akan datang untuk kedua kalinya," kata cagub Pilgub Jatim Khofifah di pondok pesantren Al Haramain, Sampang, Rabu (17/12).
Sebagai provinsi (Jatim) yang dikenal dengan gudangnya orang NU, Khofifah optimistis masyarakat Jatim bisa memiliki gubernur yang berasal dari kalangan nahdiyin. Hanya dirinya satu-satunya kader NU yang maju sebagai calon gubernur Jatim. Masyarakat Madura khususnya Bangkalan dan Sampang, serunya, agar tidak ragu-ragu untuk memilihnya.
Selain di Jakarta, mantan Menteri Pemberdayaan Perempuan era Gus Dur ini mengatakan, kader NU yang berhasil terpilih sebagai gubernur juga terdapat di Kalimantan Selatan, Sumatera Selatan dan sejumlah daerah lainya.
"Maka, Pilgub kali ini adalah ujian dan ajang pembuktian, apakah benar Jatim ini gudangnya NU," paparnya.
Ada hikmah yang bisa diambil, ujar Khofifah, dari pemilihan ulang Pilgub Jatim di Bangkalan dan Sampang. Ia dapat bersilahturahmi dengan elemen masyarakat yang belum sempat ditemui di putaran pertama. [beritajatim.com/bar]
- 'KPK Lemahkan Posisi Politik PDIP-Golkar'
- Lily Wahid Serukan Muktamar PKB
- NU Diminta Tak Bahas PKB di Muktamar
- TK: Ideologi PDIP dan PD Sejalan
- Kinerja Panitia Lokal Muktamar NU Belum Maksimal
- SDA: Tahanan Teroris Akan Diasingkan
- TK Tegaskan Koalisi Pasca-Kongres PDIP
- Menag: Ponpes Bukan Penyuplai Teroris
- Ical: Tahun Belakangnya 4, Golkar Nomor 1
- Ical: Bagus PDIP Masuk Koalisi
- Marzuki Alie Siap Jadi Ketum Demokrat
- Politik Pencitraan Istana Tertunda
- Jaja Dimakamkan di Lebak Hari Ini
- Ical Beri Bantuan Hukum Buat 12 Kader Golkar
- Muhammadiyah Hentikan Kerja Sama dengan Asing
Kurs BI :












