

(dok.pribadi)
INILAH.COM, Jakarta - FPDIP enggan mengumumkan nama-nama anggotanya yang suka bolos di berbagai rapat. Masyarakat bisa beranggapan memang banyak anggota FPDIP pemalas.
"Barangkali jumlah anggota yang bolos banyak," kata pengamat politik Paramadina Bima Arya Sugiarto saat dihubungi INILAH.COM, Jakarta, Jumat (19/12).
Menurut Bima, pengumuman nama-nama anggota DPR yang malas bukan merupakan suatu hal yang berlebihan. Konstituen seharusnya bisa mengukur kinerja dari para wakil rakyat yang sudah dipilihnya.
"Seharusnya kita mempunyai metode penghitungan bagaimana partisipasi anggota DPR di sebuah rapat," ujarnya.
Usulan pengumuman ini, Bima menilai, sudah terlambat. Kenapa baru sekarang berencana dipublikasikan nama-nama anggota yang jarang hadir di berbagai rapat. Hal ini terkesan adanya nuansa pencitraan untuk Pemilu 2009.
"Kalau dulu banyak anggota yang datang ke sidang kemudian keluar. Sekarang banyak yang tidak hadir malahan pergi ke hotel atau belanja. Usulan ini jangan setengah-tengah," sarannya. [bar]
- Eks Pansus Minta Polri Tak Berpolitik Seperti Pansus
- Peraturan Baru PNS: Bolos Tak Digaji
- Massa PKS 'Longmarch' ke HI
- Polri Harus Minta Pertanggungjawaban Susno
- Sabam Sirait Dukung PKS Bela Palestina
- Atribut Parpol Ramaikan Muktamar
- Susno Langgar Norma Institusi Polri
- 'Laporan Edmon Alihkan Isu '
- 'KPK Harus Selesaikan Kasus Century'
- TK: Kongres PDIP Tinggal Mengesahkan Mega
- Susno Duaji: Saya akan Datang ke Mabes Polri
- Ketua DPR Tolak Tim Pengawas Hasil Pansus
- Sangat Mustahil Indonesia Mau Dijadikan Irak Ke-2
- Koalisi PDIP-PD Tergantung Mood Mega
- Indonesia Harus 'Eksploitasi' Kedatangan Obama
Kurs BI :












