

(inilah.com/ Raya Abdullah)
INILAH.COM, Jakarta - Tampil warna-warni tak membuat membuat PKS khawatir diprotes parpol yang memiliki ciri khas warna tertentu. PKS enjoy dengan semarak warna-warni parpol. Bahkan PKS menolak saran PDIP agar kebinekaan warna di PKS dimasukkan dalam AD/ART partai bernomor 8 ini.
"Ya nggak masalah. Kita santai-santai saja. Itu kan artinya PKS memaknai bermacam-macam warna," kata anggota FPKS Zulkifliemansyah di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (18/3).
Terkait usul PDIP agar PKS sebaiknya konsisten antara tindakan dengan AD/ART partai, ia mengatakan, tak segampang itu. Karena perkara mengubah dan menerapkan peraturan secara administratif butuh waktu.
"Kita kan juga perlu memikirkan bagaimana akomodatif dan inklusifnya. Itu memakan waktu yang panjang. Jadi, jangan memperdebatkan soal bentuknya. Tetapi lebih pada memaknai simbol dan isi dari iklan kampanye itu," terang Zul.
PKS dalam iklan kampanye memasang pamflet berwarna-warni di sejumlah sudut jalan. Antara lain warna merah, kuning, biru, dan hijau. Tulisan pada pamflet merah, "Emang Merah Bisa PKS? Untuk Indonesia yang lebih baik, Kenapa Tidak?". Demikian juga halnya pada pamflet warna lainnya. [ikl/sss]
- Polri Bantah Tembak Mati 3 Teroris
- Api Masih Bakar Pabrik Sandal, 6 Orang Selamat
- Cianjur Longsor, 11 Orang Diduga Tertimbun
- Abu Jibril: Kalau Saya Teroris, Tangkap Saja
- Demokrat Akui Sedang Intens Dekati Gerindra
- Densus 88 Tembak Mati 3 Teroris di Solo
- Dulmatin, Teroris yang Punya Paspor Legal
- Polisi Jadwalkan Pemeriksaan Aura Kasih
- Polri Kantongi Data Calon Teroris
- Boikot Sri Mulyani Bahas RAPBN, DPR Cekik Rakyat
- Abu Jibril Bantah Sebabkan Fauzi Jadi Teroris
- Dijemput Istri, Jenazah Dulmatin Dibawa ke Pemalang
- Pemboikotan Sri Mulyani oleh DPR Aneh
- Abu Jibril: Saya Mengajarkan Agama Apa Adanya
- Mega: Saya Diusulkan 16 DPD Jadi Ketua Umum PDIP
Kurs BI :












