

(inilah.com/ Raya Abdullah)
INILAH.COM, Jakarta - Beredarnya SMS tentang duet SBY dan Chairul Tanjung (CT) di dukung oleh PKS dengan kompensasi senilai Rp 80 miliar membuat PKS geram. PKS menganggap ada upaya black campaign yang dilakukan untuk merusak hubungan PKS dengan Chairul Tanjung.
"Ini kan disaat begini banyak fitnah. Kalau sumbernya tidak jelas susah dipertanggungjawabkan, ada keinginanan untuk merusak hubungan baik PKS dengan Chairul Tanjung," ujar Ketua DPP PKS Zulkieflimansyah kepada INILAH.COM di Jakarta, Senin (23/3).
Menurutnya deal seniali Rp 80 miliar antara PKS dengan CT merupakan black campaign. Sebab, sampai saat ini PKS memperjuangkan delapan nama sesuai keputusan Majelis Syuro PKS untuk diusung menjadi presiden ataupun wakil presiden.
Meski begitu, Zulkiefli menilai duet CT merupakan sosok pengusaha yang bisa menggantikan JK sebagai pendamping SBY. Sebab CT punya karakter pedagang yang mirip dengan JK.
"Mereka bisa saling melengkapi dalam era tantangan ekonomi yang berat ini. Perlu ada komposisi seperti agresif dan hati-hati. Saya kira Chairul Tandjung itu figur yang tepat untuk pengganti JK bila tidak dengan SBY lagi," pungkasnya. [mut/dil]
- Jaja Dimakamkan di Lebak Hari Ini
- Ical Beri Bantuan Hukum Buat 12 Kader Golkar
- Muhammadiyah Hentikan Kerja Sama dengan Asing
- Polri Masih Kesulitan Tersangkakan Misbakhun
- Marzuki Ali: Asy'ad Syam Kesalahan Teknis
- Susno: Telepon Saya Disadap!
- Max: Cek Miranda Untuk Biaya Kampanye Pilpres Mega
- Raja Erizman Punya Bukti Markus Sering Temui Susno
- TK Maklumi Obama Tunda ke Indonesia
- Polri: Susno Sering Tak Konsisten
- Pemuda NU Tolak Pencalonan Hasyim Jadi Rois Am NU
- PKB: Tak Apa-apa PDIP Masuk Koalisi
- Susno 'Menembak' Koleganya
- Acara Merakyat Boediono Berakhir di TPST Bantar Gebang
- Edmond: Keluarga Saya Terganggu, Susno!
Kurs BI :












