Sabtu, 13 Maret 2010
Jakarta - Berawan 24-33 °C
Kurs BI : 1 Euro = Rp.12561.9
 
Politik
 
14/08/2009 - 00:10
Cemburu, 6 Mahasiswi Telanjangi Rekannya
Nur Raihan

INILAH.COM, Medan - Persoalan asmara tak jarang mebuatkan seseorang gelap mata. Tengoklah aksi enam mahasiswi teman Elisabet Sitompul. Setelah puas menganiaya, menelanjangi dan memangkas rambut Sitompul, mereka membuangnya di kawasan Namorambe, Deli Serdang, Sumatera Utara.

Kisah ini bermula ketika ARF merasa pacarnya memiliki hubungan khusus dengan Sitompul. Merasa dikhianati Sitompul, ARF kemudian mengajak lima temannya untuk melakukan 'aksi balas dendam' pada Sitompul.

Maka mereka menjemput Sitompul dari tempat kerjanya di salah satu plaza di Kota Medan. Merasa tak curiga, Sitompul yang sehari-hari bekerja sebagai Sales Promotion Girl (SPG) ikut bersama ARF dan teman-temannya.

Tapi ketika di tengah jalan Sitompul dimasukkan ke dalam sebuah mobil. Di dalam mobil inilah Sitompul dianiaya. "Mereka langsung membekap kemudian menutup mata dan mulut saya dengan lakban, kemudian mereka menelanjangi dan memotong rambut saya," terang Sitompul pada wartawan usai diperiksa di Polres Deli Serdang, Kamis (13/8).

Kejadian tragis yang menimpa dirinya itu dikatakan Sitompul terjadi pada Senin lalu (10/8). Tak hanya dianiaya, Sitompul mengaku uang dan hanphonenya dirampas oleh ARF.

Puas dengan aksinya, keenam mahasiswa di sebuah fakultas kedokteran di salah satu universitas swasta Medan ini, membuang Sitompul di tepi jalan. Nasib baik agaknya masih bersama Sitompul.

Begitu dia dibuang dari mobil, warga yang kebetulan melintas di kawasan itu segera menolong Sitompul. Bahkan warga yang menolong Sitompul melihat nomor polisi mobil yang dipakai ARF dan teman-temannya.

Sehingga, tak sulit bagi polisi untuk mencokok keenam mahasiwa tersebut. Lima rekan ARF yang ikut dalam aksi ini, masing-masing berinisial Mnd, Wnd, Dns, Ev dan Aj.

"Terbongkarnya kasus ini setelah warga yang menolong korban mengenali nomor polisi mobil pelaku," ujar Kasat Reskrim Polres Deli Serdang, Kompol Ruruh Wicaksono pada wartawan.

Selain mengamankan para pelaku, petugas juga mengamankan pakaian korban yang telah disobek-sobek pelaku. Saat ini para pelaku harus melupakan cita-citanya menjadi dokter dan harus merasakan dinginnya sel tahanan. [jib]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi disini atau akses mobile langsung http://M.inilah.com via ponsel dan Blackberry !