

(ist)
INILAH.COM, Jakarta - Pengeledahan dan penyitaan alat-alat di kantor Arrahmah.com oleh Densus 88 Antiteror Polri beberapa hari lalu dirasakan sangat menganggu kinerja media tersebut. Sehingga, Pemimpin Redaksi Arrahmah.com akan mempertimbangkan untuk mengadu ke Dewan Pers atas tindakan mereka.
Hal tersebut disampaikan oleh M Fachry saat di hubungi INILAH.COM, Minggu (30/8). "Jelas kami merasa terganggu atas tindakan pengeledahan tersebut, dengan pengeledahan tersebut kinerja kami di Arrahman.com menjadi terganggu," kata dia.
"Beberapa CPU yang disita menyimpan data penting yang kami perlukan untuk situs kami," jelasnya.
Atas beberapa usulan yang diterima, pihaknya bisa mengadukan masalah tersebut ke Dewan Pers. “Langkah itu bisa saja diambil karena Arrahman.com sebuah media massa yang memproduksi karya-karya jurnalistik,” kata dia.
Walaupun begitu, pihaknya belum berani memastikan dan akan dimusyawarahkan dengan seluruh pengurus situs Arrahmah.com. "Kita belum tahu secara pasti kapan. Nanti kita pikirkan. Namun itu sebuah langkah yang bagus dengan membawa ke Dewan Pers. Semoga langkah ini bisa membantu kami," papar Fachry.
Saat ini, lanjut dia, Arrahman.com masih belum melihat ada masalah mendalam dengan pengeledahan. "Jika nantinya menjadi sebuah masalah yang kami rasa menjadi besar, maka kami akan melakukan musyawarah. Termasuk dengan pengacara kami untuk memikirkan langkah hukum. Termasuk membawa masalah ini ke Dewan Pers," tandasnya. [nuz]
- Api Masih Bakar Pabrik Sandal, 6 Orang Selamat
- Cianjur Longsor, 11 Orang Diduga Tertimbun
- Abu Jibril: Kalau Saya Teroris, Tangkap Saja
- Demokrat Akui Sedang Intens Dekati Gerindra
- Densus 88 Tembak Mati 3 Teroris di Solo
- Dulmatin, Teroris yang Punya Paspor Legal
- Polisi Jadwalkan Pemeriksaan Aura Kasih
- Polri Kantongi Data Calon Teroris
- Boikot Sri Mulyani Bahas RAPBN, DPR Cekik Rakyat
- Abu Jibril Bantah Sebabkan Fauzi Jadi Teroris
- Dijemput Istri, Jenazah Dulmatin Dibawa ke Pemalang
- Pemboikotan Sri Mulyani oleh DPR Aneh
- Abu Jibril: Saya Mengajarkan Agama Apa Adanya
- Mega: Saya Diusulkan 16 DPD Jadi Ketua Umum PDIP
- Hamil Ditinggal Pacar, Calon Dokter Jadi Gila
Kurs BI :












