Minggu, 21 Maret 2010
Jakarta - Berawan 24-33 °C
Kurs BI : 1 Euro = Rp.12429.6
 
Politik
 
25/10/2009 - 13:05
Melancong ke LN, KPU Lecehkan Indonesia
Djibril Muhammad
Ray Rangkuti
(inilah.com /Dokumen)

INILAH.COM, Jakarta - Kepergian komisioner KPU ke luar negeri dinilai melecehkan Indonesia. Karena, hal tersebut dilakukan tanpa alasan yang jelas dan ditengah buruknya kinerja komisioner.

"Kepergian anggta KPU ke Luar Negeri bukan lagi sekadar hoby, tapi melecehkan bangsa. Mereka bukan lagi layak ditegur tapi memang layak untuk dimundurkan," ujar Direktur Eksekutif Ray Rangkuti kepada INILAH.COM di Jakarta, Minggu (25/10).

Ia mengatakan, alasan komisioner KPU untuk evaluasi pemilu di luar negeri hanyalah bualan dan omong kosong. "Kita tak terlau bodoh untuk mengerti dan paham mana yang perlu dievaluasi dan mana yang tidak," katanya.

Yang jadi masalah, menurutnya, adalah kualitas penyelenggara pemilu lalu, baik legislatif dan presiden di bawah standar. Mestinya, lanjut Ray, anggota KPU sadar akan hal tersebut. Karena, sekali lagi kelemahan mendasar dari pemilu 2009 adalah kualitas KPU jauh dari memadai.

"Oleh karena itu rekomendasi pertama dan utamanya dari evaluasinya adalah meminta mereka secara sadar untuk mundur. Bukan jalan-jalan ke Luar Negeri," tegasnya.

Selain itu, Ray menambahkan, mereka ke luar negeri di saat banyak daerah hempir tak dapat melakukan pilkada karena masalah dana. Dan juga beberapa aturan yang sejatinya segera dibenahi KPU.

"Slain itu adalah kursi DPRD untuk daerah pemekaran, pergantian antar waktu DPR, menuntaskan laporan dana kampanye pilpres dan legislatif, adanya tuntutan caleg ke PN tentang putusn MA. Mereka juga dihadapkn dengan rekomendasi Pansus DPT untuk diberhentikn. Stop KPU ke luar negeri," jelas Ray.

Sebelumnya di beritakan komisioner KPU jalan-jalan ke luar negeri tanpa alasan yang jelas. Ketua KPU Abdul Hafiz Anshary dan Syamsulbahri jalan-jalan ke Hongaria. Sedangkan Endang Sulastri dan I Gusti Putu Artha ke Australia.

Selain itu Andi Nurpati dan Abdul Aziz pergi ke Inggris, Endang Sulastri dan Syamsulbahri ke China, Sri Nuryanti dan I Gusti Putu Artha ke India, dan Abdul Hafiz Anshary ke Arab Saudi.

Kloter tersebut sudah diberangkatkan. Rencanya kloter kedua akan berangkan. Kloter yang akan berangkat adalah Hafiz ke Jerman bersama Abdul Aziz. Kemudian Sri Nuryanti bersama Aziz akan pergi ke Kanada. [jib]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi disini atau akses mobile langsung http://M.inilah.com via ponsel dan Blackberry !